Sejumlah pemukim Israel merusak batu nisan di sebuah pemakaman Islam di Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur) yang diduduki pada Senin dini hari, menurut sumber-sumber setempat. Warga melaporkan bahwa para pemukim menyerbu Pemakaman Bab al-Rahma, yang terletak di dekat Kota Tua Al-Quds (Yerusalem) dan di sebelah timur kompleks Masjid Al-Aqsa, lalu menghancurkan serta mencoret sejumlah makam sebelum meninggalkan lokasi.
Serangan ini merupakan bagian dari rangkaian pelanggaran berulang terhadap pemakaman Bab al-Rahma, yang telah beberapa kali menjadi sasaran vandalisme sejak 2021, termasuk dua insiden serupa sebelumnya. Bab al-Rahma merupakan salah satu pemakaman Islam tertua dan paling bersejarah di Al-Quds, berusia sekitar 1.400 tahun, dan menjadi tempat peristirahatan para sahabat Nabi Muhammad serta pejuang pembebasan Al-Quds pada masa Khalifah Umar bin Khattab dan era Shalahuddin al-Ayyubi.
Warga Palestina dan otoritas keagamaan menilai perusakan ini sebagai bagian dari pelanggaran sistematis Israel, termasuk upaya pengambilalihan sebagian area pemakaman. Mereka memperingatkan bahwa tindakan tersebut bertujuan mengubah karakter budaya dan keagamaan wilayah tersebut serta memperluas kendali Israel atas Kota Tua Al-Quds dan kawasan Masjid Al-Aqsa. Di saat yang sama, otoritas Israel dilaporkan merencanakan pembangunan jalur wisata bertema Alkitab (“Bible Trail”) yang akan melintasi area pemakaman dan lingkungan Palestina di sekitarnya, sebagai bagian dari proyek kolonisasi yang lebih luas.
Sumber: Arab News, MEMO
![Pasukan Israel terlihat di pemakaman Bab al-Rahmeh di Yerusalem Timur pada 10 Desember 2017 [Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency] Pasukan Israel terlihat di pemakaman Bab al-Rahmeh di Yerusalem Timur pada 10 Desember 2017 [Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2026/01/20171210_2_27428614_28710942-1-750x375.webp)







