Menteri Keamanan Nasional Israel dari sayap kanan ekstrem, Itamar Ben-Gvir, mengusulkan pembangunan pusat penahanan bagi tawanan Palestina yang dikelilingi buaya sebagai “penghalang hidup” untuk mencegah pelarian. Usulan tersebut disampaikan Ben-Gvir kepada Dinas Penjara Israel dalam pertemuan dengan Komisaris Jenderal Kobi Yaakobi, sebagaimana dilaporkan media Israel Channel 13.
Penjara yang diusulkan akan dibangun di wilayah Hamat Gader, dekat Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki dan perbatasan Yordania. Lokasi tersebut memiliki kebun binatang dan peternakan buaya, yang menurut laporan akan dimanfaatkan sebagai sistem keamanan alami di sekitar pusat penahanan.
Meski sempat menuai ejekan dari sebagian pejabat kepolisian, otoritas penjara Israel dilaporkan tetap akan mengkaji kelayakan usulan tersebut. Proposal ini dinilai mencerminkan eskalasi kebijakan represif terhadap tawanan Palestina dan mengingatkan pada konsep pusat penahanan ekstrem yang kerap dikritik oleh organisasi hak asasi manusia.
Usulan penjara ini muncul bersamaan dengan rencana parlemen Israel (Knesset) untuk mengesahkan undang-undang yang diusulkan Ben-Gvir terkait penerapan hukuman mati bagi warga Palestina yang dituduh merencanakan atau melakukan serangan terhadap Israel. RUU tersebut telah lolos pembacaan pertama pada November dan menunggu pembacaan lanjutan.
Saat ini, Israel menahan lebih dari 9.300 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak. Laporan dari organisasi HAM Palestina dan Israel mencatat adanya praktik penyiksaan sistematis, kelaparan, pengabaian medis, serta hukuman kolektif di dalam penjara, yang telah menyebabkan kematian setidaknya 110 tawanan sejak Ben-Gvir menjabat pada akhir 2022.
Berbagai lembaga HAM internasional menilai langkah dan aturan penahanan di bawah Ben-Gvir sebagai bagian dari pola kekerasan yang lebih luas terhadap rakyat Palestina, terutama sejak agresi Israel ke Gaza pada Oktober 2023. Mereka terus menyerukan investigasi internasional independen serta penghentian seluruh bentuk perlakuan tidak manusiawi terhadap para tawanan Palestina.
Sumber:
![Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memberi isyarat selama sesi Parlemen di Yerusalem pada 28 Oktober 2024 [DEBBIE HILL/POOL/AFP via Getty Images]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/GettyImages-2180882469-750x375.webp)







