JAKARTA-Bayi-bayi di Gaza yang lahir sebelum atau saat genosida berlangsung mungkin belum bisa mengerti kondisi yang sedang terjadi. Akan tetapi, satu yang pasti, mereka merasakan penderitaan yang berkali-kali lipat ketika tubuh kecil mereka kekurangan nutrisi, namun bibir mereka belum bisa mengucap sepatah kata pun. Dalam upaya untuk mengakhiri penderitaan mereka, pada 26 Oktober 2025, Sahabat Adara melalui Adara Relief International mengirimkan bantuan untuk anak-anak dan perempuan berupa susu formula, popok, dan barang kebutuhan perempuan yang memberi manfaat bagi 130 anak dan 130 perempuan di Gaza selatan.

Pada pertengahan tahun 2025, Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan bahwa lebih dari 100.000 anak-anak di Jalur Gaza, termasuk 40.000 bayi berusia di bawah 1 tahun, terancam kehilangan nyawa karena kurangnya susu formula dan suplemen gizi. Sejak genosida dimulai dan Israel menutup perbatasan Gaza, susu formula bayi menjadi barang yang sangat langka, begitu pula dengan popok dan kebutuhan-kebutuhan dasar bayi lainnya.
Tidak tersedianya susu formula di Gaza telah membuat banyak ibu putus asa, sehingga terpaksa memberi bayi mereka air untuk bertahan hidup. Para ibu sama menderitanya seperti bayi-bayi mereka. Tubuh mereka sudah tidak mampu memproduksi ASI, sebab banyak di antara perempuan yang menderita malnutrisi akibat kelaparan yang disengaja oleh Israel. Genosida telah membuat anak dan perempuan Gaza menjadi pihak yang paling rentan dan menderita selama lebih dari dua tahun.

Tanpa susu formula, popok, dan peralatan kebersihan serta kebutuhan dasar perempuan, menjalani hari-hari di tenda pengungsian seolah menjadi mimpi buruk bagi anak dan perempuan Gaza. Untuk meringankan penderitaan mereka, pada 26 Oktober 2025, Sahabat Adara melalui Adara Relief International mengirimkan bantuan untuk anak-anak dan perempuan berupa susu formula, popok, dan barang kebutuhan perempuan yang memberi manfaat bagi 130 anak dan 130 perempuan di Gaza selatan.




Dalam satu paket bantuan Women and Children Kit yang dibagikan di pengungsian-pengungsian Gaza, Sahabat Adara telah membantu mencukupi kebutuhan ratusan perempuan dan anak yang terdampak genosida. Terima kasih Sahabat Adara, semoga bantuan darimu akan terus mengalir, memberi kesempatan bagi bayi dan anak-anak Gaza untuk tumbuh dewasa dengan penuh cinta.







![Para pasien Palestina yang dipulangkan dari Rumah Sakit Eropa Gaza untuk perawatan di luar negeri, dipindahkan ke ambulans dan bus di bawah koordinasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Kota Gaza, Gaza pada 27 Maret 2025. [Hani Alshaer – Anadolu Agency]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/AA-20250327-37458571-37458556-PALESTINIAN_PATIENTS_DISCHARGED_FOR_TREATMENT_ABROAD_UNDER_WHO_COORDINATION_IN_GAZA-75x75.webp)
