JAKARTA-Dua tahun genosida telah membuat sayuran segar menjadi seperti harta karun di Gaza. Di Gaza yang seluruh wilayahnya telah berubah menjadi puing-puing, menemukan warna-warni sayuran di antara debu cokelat kehitaman rasanya nyaris mustahil. Kalau pun ada, harganya akan meroket dan tidak terjangkau bagi sebagian besar warga Gaza. Di tengah kerinduan warga Gaza akan sayuran, bantuan dari Sahabat Adara seolah menjawab harapan mereka. Pada 29 Oktober 2025, bantuan sayuran dari Sahabat Adara telah memasuki Gaza dan disalurkan kepada 906 warga Gaza selatan.

Sejak 2 Maret 2025, pasukan Israel menutup perbatasan Rafah, membuat bantuan makanan, termasuk sayuran, tidak bisa memasuki Jalur Gaza. Sejak saat itu, warga Gaza nyaris tidak pernah lagi melihat atau mengonsumsi timun hijau, tomat merah, terong ungu dan berbagai jenis sayuran lain yang dulu bisa dengan mudah tumbuh subur di tanah Gaza. Akibatnya, banyak orang, terutama anak-anak, tidak bisa memenuhi kebutuhan vitamin dan serat harian dari konsumsi sayuran sehingga membuat angka malnutrisi dan penyakit melonjak tinggi.
Genosida telah membuat warga Gaza nyaris tidak bisa menanam sayuran apapun lagi di lahan pertanian mereka. Banyak lahan telah dihancurkan oleh tank dan buldoser pasukan pendudukan Israel, membuatnya tidak bisa ditanami. Selain itu, krisis air bersih juga membuat para petani tidak bisa merawat tanaman sayur, ditambah dengan pengungsian terus-menerus yang memaksa warga Gaza untuk selalu berpindah tempat.


Dua tahun lamanya warga Gaza terjebak dalam kelaparan yang disengaja oleh Israel, hanya bisa bertahan dari bantuan makanan kaleng yang masuk, atau bahkan tidak makan apapun sama sekali. Oleh sebab itu, bantuan sayuran dari Sahabat Adara sangat menjawab kebutuhan mereka yang mendesak. Pada 29 Oktober 2025, 906 warga Gaza selatan akhirnya bisa kembali mengonsumsi sayuran, setelah dua tahun lamanya mereka tidak bisa merasakannya.



Berbagai macam sayuran yang terasa seperti harta karun, kini telah memasuki Gaza dan bisa dinikmati oleh ratusan warganya yang telah menanti sekian lama. Terima kasih Sahabat Adara, amanah bantuan paket sayuran darimu telah disalurkan kepada ratusan warga Gaza yang membutuhkan. Sebagaimana warna-warni sayuran telah mengundang senyum di wajah warga Gaza, semoga kebaikanmu juga akan mengundang kebahagiaan dan keberkahan dari berbagai sisi.








