• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Mei 1, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Lakukan Pembersihan Etnis di Tepi Barat, 44.000 Warga Palestina Terusir

by Adara Relief International
Desember 19, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Lakukan Pembersihan Etnis di Tepi Barat, 44.000 Warga Palestina Terusir
39
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Israel dinilai melakukan kampanye pembersihan etnis di Tepi Barat yang diduduki, dengan menggusur puluhan ribu pengungsi Palestina melalui operasi militer besar-besaran yang bertujuan mengubah realitas demografis dan geografis wilayah tersebut secara permanen. Hal tersebut diungkap dalam laporan rinci surat kabar Israel, Haaretz.

Sejak peluncuran “Operasi Iron Wall” pada Januari 2024, pasukan Israel telah memaksa lebih dari 44.000 warga Palestina mengungsi, termasuk sekitar 22.000 orang dari wilayah Jenin serta 22.000 lainnya dari Tulkarm dan Kamp Pengungsi Nur Al-Shams, dengan dalih membongkar “infrastruktur terorisme”.

Namun, pejabat lokal, lembaga kemanusiaan, dan warga setempat menilai operasi tersebut bertujuan membuat kamp-kamp pengungsi tidak lagi layak huni serta menghapus hak kembali (right of return) bagi generasi pengungsi Palestina.

Penghancuran bangunan secara massif menargetkan Kamp Pengungsi Jenin dan Nur Al-Shams. Direktur UNRWA untuk Tepi Barat, Roland Friedrich, menyatakan bahwa 48 persen rumah di Nur Al-Shams rusak atau hancur sehingga kepulangan warga tidak mungkin dilakukan tanpa rekonstruksi besar-besaran.

Baca Juga

Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

Gubernur Jenin, Abu al-Rub, menyebut sekitar 800 bangunan, hampir 40 persen struktur di kamp, telah diratakan. “Ribuan keluarga hidup dalam ketidakpastian selama berbulan-bulan, tercerai-berai di desa dan kota, tanpa bisa kembali,” ujarnya.

Di Tulkarm, Gubernur Abdallah Kamil melaporkan sedikitnya 9.000 orang mengungsi. Sebanyak 1.514 keluarga kehilangan rumah sepenuhnya dan 2.200 rumah lainnya rusak parah dan tak lagi layak huni. Ia menegaskan bahwa operasi ini bukan langkah keamanan, melainkan langkah sistematis untuk menghapus keberadaan kamp pengungsi dan mencegah kepulangan warga.

Militer Israel terus mengeluarkan perintah pembongkaran baru, termasuk rencana menghancurkan 25 bangunan tambahan di Nur Al-Shams. Akses warga yang hendak memprotes penghancuran tersebut diblokir, sementara pengibaran bendera Israel di dalam kamp dipandang warga sebagai provokasi.

Seorang warga terdampak, Abu Anas, menyebut penghancuran itu sebagai hukuman kolektif, seraya menegaskan tidak ada aktivitas kelompok bersenjata di kamp selama berbulan-bulan terakhir.

Para pengamat menilai langkah Israel ini merupakan bentuk rekayasa demografis untuk menghapus keberadaan pengungsi Palestina di wilayah strategis Tepi Barat. Sejumlah pejabat Palestina secara terbuka menyebutnya sebagai pembersihan etnis, yang mengingatkan pada Nakba 1948, ketika lebih dari 750.000 warga Palestina diusir dari tanah mereka.

UNRWA memperingatkan bahwa jika tidak dihentikan, kampanye penghancuran ini dapat menyebabkan pengusiran permanen puluhan ribu warga Palestina. “Ini bukan soal keamanan,” tegas Friedrich. “Ini soal kontrol jangka panjang.”

“Ini bukan sekadar perang terhadap bangunan,” ujar Abu Ahmed, pengungsi dari Jenin. “Ini adalah perang terhadap hak kami untuk hidup dan eksis.”

Sumber: MEMO

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Lebih dari 380 Pemukim Ilegal Israel Serbu Masjid Al-Aqsa untuk Rayakan Hanukkah

Next Post

Bayi Meninggal Kedinginan di Gaza, Anak Kelima Terbunuh dalam Beberapa Hari di Tengah Pembatasan Bantuan Israel

Adara Relief International

Related Posts

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal
Berita Kemanusiaan

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

by Adara Relief International
April 30, 2026
0
24

Israel mengumumkan sanksi terhadap kampanye Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Gaza untuk menembus blokade dan mengirim bantuan kemanusiaan....

Read moreDetails
74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

April 30, 2026
20
Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

April 30, 2026
16
PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

April 30, 2026
16
Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

April 30, 2026
20
OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

April 29, 2026
27
Next Post
Bayi Meninggal Kedinginan di Gaza, Anak Kelima Terbunuh dalam Beberapa Hari di Tengah Pembatasan Bantuan Israel

Bayi Meninggal Kedinginan di Gaza, Anak Kelima Terbunuh dalam Beberapa Hari di Tengah Pembatasan Bantuan Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630