• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Mei 29, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kementerian Kesehatan Gaza: Israel Biarkan Barang Mewah Masuk, Sementara Obat-obatan Tetap Diblokade

by Adara Relief International
November 28, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Kementerian Kesehatan Gaza: Israel Biarkan Barang Mewah Masuk, Sementara Obat-obatan Tetap Diblokade

MSF check the health status of people taking shelter outside Al Shifa hospital. Hundreds of Palestinians are taking shelter in and around Al Shifa hospital as Israeli bombardments continue relentlessly around the Gaza Strip. Gaza, 20 October 2023.

16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Munir Al-Bursh, mengatakan pada Rabu bahwa otoritas pendudukan Israel mengizinkan masuknya barang-barang hiburan dan mewah ke Jalur Gaza, namun terus menutup akses terhadap obat-obatan penting serta perlengkapan medis yang sangat dibutuhkan rumah sakit yang masih lumpuh akibat perang genosida.

Pernyataan ini muncul setelah sebuah video yang beredar luas memperlihatkan seorang pria di Gaza memamerkan iPhone 17 berlapis emas, memicu kontroversi besar. Tak lama kemudian, publik juga melihat foto-foto tenda pengungsi yang terendam banjir akibat badai musim dingin, kontras mencolok yang menggambarkan kondisi kemanusiaan yang sebenarnya.

Menurut komentar yang beredar, video tersebut memang diambil di Gaza dan menunjukkan seorang pedagang yang berhasil memasukkan perangkat mewah itu ke wilayah yang masih diblokade ketat, meskipun ketersediaannya di pasar global pun sangat terbatas.

Dalam wawancara dengan Anadolu Agency, Al-Bursh menegaskan bahwa Israel “membanjiri Gaza dengan barang-barang sekunder dan hiburan,” namun di saat yang sama “menutup semua pintu bagi obat-obatan, cairan infus, antibiotik, peralatan dialisis, dan kebutuhan bedah.”

Ia menyebut kondisi ini sebagai “ilusi dagang yang menutupi realitas pengepungan,” sementara rumah sakit beroperasi dengan kemampuan yang nyaris tidak ada. Ruang bedah kekurangan peralatan, obat-obatan dijatah dalam jumlah yang sangat minim, sementara krisis bahan bakar serta putusnya komunikasi memperburuk situasi.

Menurutnya, sistem kesehatan Gaza kini beroperasi “dalam kondisi yang tidak dialami sistem kesehatan mana pun di dunia—lebih mirip zona bertahan hidup harian.”

Data Kementerian Kesehatan setelah gencatan senjata menunjukkan:

  • 54% obat-obatan esensial habis
  • 40% obat gawat darurat berada di tingkat persediaan nol
  • 71% peralatan medis kritis kehabisan stok, yang merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah sistem kesehatan Gaza
  • 82% anak di bawah satu tahun mengalami anemia
  • 18.100 pasien butuh dirujuk keluar Gaza
  • 1.000 pasien meninggal karena dicegah mendapat perawatan di luar Gaza meski memiliki izin keluar
  • Sekitar 6.000 orang telah diamputasi tanpa adanya program rehabilitasi

Kondisi ini terjadi setelah Israel menyerang rumah sakit serta infrastruktur kesehatan, membuat sebagian besar fasilitas medis tidak lagi berfungsi, menurut sumber Palestina dan PBB.

PBB memperkirakan biaya rekonstruksi Gaza mencapai USD 70 miliar, setelah dua tahun agresi genosida yang membunuh lebih dari 69.000 warga Palestina dan melukai sekitar 171.000 orang.

Para blogger dan aktivis mencatat bahwa masuknya ponsel mewah seperti iPhone berlapis emas adalah upaya untuk membangun citra palsu tentang Gaza yang seolah-olah makmur. Padahal, warga hidup di kamp-kamp becek dan tidak bisa mendapatkan susu, telur, daging, bahkan obat dasar sekalipun karena diblokir oleh Israel.

Baca Juga

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Aktivis menilai hal ini sebagai bagian dari “rekayasa ekonomi dan sosial” yang melibatkan para spekulan perang, padahal ribuan pasien tidak mendapatkan perawatan dan banyak keluarga bahkan tidak memiliki tenda untuk berteduh dari cuaca dingin.

Beberapa komentator menegaskan bahwa video semacam ini diproduksi untuk tujuan tertentu, karena setiap citra yang keluar dari Gaza selalu dipelintir di luar konteks aslinya. Mereka lantas menekankan bahwa perang belum berakhir, dan apa yang terjadi saat ini merupakan bagian dari “perang gagasan.”

Sumber: The New Arab

ShareTweetSendShare
Previous Post

Gaza Memasuki Babak Baru Pengawasan Internasional

Next Post

Amnesty International: Genosida Israel di Gaza Terus Berlanjut sementara Warga Gaza Mati Perlahan

Adara Relief International

Related Posts

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza
Berita Kemanusiaan

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

by Adara Relief International
Mei 27, 2026
0
30

Wilayah Jalur Gaza terus menyempit sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 akibat perluasan wilayah kontrol Israel. Dalam perjanjian gencatan...

Read moreDetails
AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Mei 27, 2026
32
Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Mei 27, 2026
29
Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Mei 27, 2026
24
Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Mei 27, 2026
24
Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Mei 25, 2026
32
Next Post
Kementerian Kesehatan Gaza: Israel Biarkan Barang Mewah Masuk, Sementara Obat-obatan Tetap Diblokade

Amnesty International: Genosida Israel di Gaza Terus Berlanjut sementara Warga Gaza Mati Perlahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Idul Adha, Sahabat Adara Terus Membersamai 2000 Yatim Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630