TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyatakan telah menyiapkan tiga kapal rumah sakit untuk dikerahkan dalam misi kemanusiaan di Gaza. Pernyataan ini disampaikan pada Selasa, sebagaimana dilaporkan Antara dan Anadolu.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Laksamana Pertama Tunggul, mengatakan bahwa ketiga kapal tersebut sudah siap beroperasi kapan pun diperlukan.
“TNI AL saat ini mengoperasikan tiga kapal bantu rumah sakit. Secara prinsip, semuanya siap dikerahkan untuk operasi kemanusiaan,” ujarnya.
Kapal-kapal tersebut dilengkapi fasilitas medis lengkap dan membawa helikopter untuk mendukung evakuasi pasien. TNI AL kini menunggu instruksi lebih lanjut dari Kepala Staf Angkatan Laut dan pemerintah terkait waktu keberangkatan.
Sehari sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengumumkan bahwa Indonesia telah mempersiapkan pesawat angkut C-130 Hercules dan sejumlah kapal perang sebagai bagian dari rencana pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke Gaza.
Pesawat C-130 akan digunakan untuk mengangkut logistik dan personel, sementara kapal rumah sakit akan membawa tim medis serta menyediakan fasilitas perawatan bagi warga sipil Palestina.
Jenderal Agus juga menyampaikan bahwa TNI telah menyiapkan tiga brigade komposit sebagai pasukan penjaga perdamaian. Meski demikian, ia belum menyebutkan kapan pasukan tersebut akan diberangkatkan.
Pemerintah Indonesia sebelumnya telah menyatakan kesiapannya mengirim 20.000 personel untuk membantu operasi kemanusiaan dan upaya stabilisasi di Jalur Gaza.
Sumber:
MEMO, AA







