Ribuan warga Palestina yang mengungsi di Jalur Gaza menghadapi malam penuh kecemasan setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut dan merendam ratusan tenda yang sudah rapuh. Hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam membuat banyak keluarga berjuang keras menyelamatkan anak-anak dan barang-barang mereka dari air yang merembes masuk ke tenda.
Juru bicara Pertahanan Sipil, Mahmoud Basal, melaporkan bahwa tim darurat telah menangani puluhan tenda yang terendam di berbagai kamp pengungsian, terutama di wilayah al-Mawasi, Khan Yunis. Saksi mata mengatakan bahwa puluhan tenda di berbagai area di Gaza terendam air, memaksa pengungsi berjaga sepanjang malam sambil mencoba menghalangi masuknya air.
Banyak keluarga terpaksa memindahkan anak-anak ke celah sempit di antara tenda, sementara lainnya menghabiskan malam dengan mengangkat selimut basah dan menyelamatkan sedikit barang yang tersisa.
Sejak Jumat (14/11) pagi, wilayah Palestina dilanda cuaca dingin disertai angin kencang dan hujan deras, memperburuk kondisi bagi 1,5 juta pengungsi yang kini berada di Jalur Gaza.
Sumber: MEMO, Palinfo
![Warga Palestina yang mengungsi berusaha melindungi harta benda mereka dari kerusakan akibat hujan lebat di Permukiman Austria, Khan Yunis, Gaza, pada 16 November 2025. [Abed Rahim Khatib – Anadolu Agency]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/AA-20251116-39722577-39722562-DISPLACED_PALESTINIANS_STRUGGLE_TO_SURVIVE_DURING_COLD_WEATHER_IN_KHAN_YUNIS-scaled-e1763305885946-1-750x375.webp)







