JAKARTA-Dua tahun genosida telah merenggut masa depan bayi dan anak-anak di Jalur Gaza. Tanpa kebutuhan pokok seperti susu formula dan makanan bernutrisi, banyak bayi dan anak Gaza bertahan hidup dengan kondisi memprihatinkan akibat malnutrisi. Tapi mereka masih punya harapan, sebab pada 13 Oktober 2025, Sahabat Adara melalui Adara Relief International mengirimkan bantuan susu formula untuk 500 bayi dan anak-anak di Gaza tengah.

Sejak awal tahun 2025, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa 18.430 anak telah meninggal akibat genosida Israel di Jalur Gaza. Pihak kementerian juga menambahkan bahwa 103 anak meninggal akibat malnutrisi, 500 bayi menderita gizi buruk akut, dan tercatat ada lebih dari 28.000 kasus kekurangan gizi sepanjang tahun di Jalur Gaza.
Kondisi kesehatan bayi dan anak-anak di Gaza semakin terancam karena Israel terus membatasi jumlah truk bantuan yang memasuki Jalur Gaza. Susu formula dan bahan makanan pokok menjadi semakin langka, membuat banyak orang tua terpaksa memberi makan anak-anak mereka dengan makanan seadanya yang bisa mereka temukan. Akibatnya, banyak bayi dan anak usia dini menderita malnutrisi, yang menyebabkan perkembangan mereka menjadi terhambat.

Bayi dan anak-anak di Gaza seharusnya tidak menjadi korban dalam genosida ini. Mereka masih terlalu kecil, bahkan belum bisa memahami apa yang sedang terjadi. Yang mereka pahami hanyalah penderitaan, kelaparan, dan kehausan yang terjadi akibat genosida. Bayi dan anak-anak Gaza berhak memiliki masa depan, oleh sebab itu, Sahabat Adara melalui Adara Relief International berusaha membantu dengan mengirimkan bantuan susu formula. Pada 13 Oktober 2025, bantuan susu formula yang dikirimkan telah memberi manfaat bagi 500 bayi dan anak-anak di Gaza tengah.


Di tengah genosida, bayi dan anak-anak Gaza telah kehilangan cahaya di mata mereka yang polos. Mereka yang seharusnya melihat dunia dengan hati yang murni, kini dipaksa menyaksikan kengerian yang meninggalkan trauma mendalam. Akan tetapi, bantuan dari Sahabat Adara telah menjadi secercah harapan yang mengundang senyum di wajah mungil mereka. Terima kasih Sahabat Adara, semoga kebaikanmu akan terus diingat oleh anak-anak Gaza hingga mereka dewasa.







![Mera Hatim Abu Verde, seorang anak Palestina berusia empat tahun, berada dalam kondisi kritis akibat malnutrisi di Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza pada 2 Oktober 2025. [Alaa YM Abumohsen – Anadolu Agency]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/AA-20251003-39297268-39297261-FOURYEAROLD_PALESTINIAN_CHILD_IS_IN_CRITICAL_CONDITION_DUE_TO_MALNUTRITION_IN_DEIR_ALBALAH-75x75.webp)
