• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Melakukan Pelanggaran di Gaza Sejak Gencatan Senjata Diberlakukan

by Adara Relief International
Oktober 17, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Warga Palestina kembali ke permukiman Sheikh Ridwan dan Abu Iskandar yang hancur setelah penarikan pasukan Israel dari Kota Gaza setelah perjanjian gencatan senjata di Gaza pada 15 Oktober 2025. Banyak bangunan hancur total, dan rumah serta harta benda warga sipil mengalami kerusakan parah. Warga Palestina mencari sisa-sisa harta benda mereka di antara reruntuhan rumah mereka. [Mahmoud Abu Hamda – Anadolu Agency]

Warga Palestina kembali ke permukiman Sheikh Ridwan dan Abu Iskandar yang hancur setelah penarikan pasukan Israel dari Kota Gaza setelah perjanjian gencatan senjata di Gaza pada 15 Oktober 2025. Banyak bangunan hancur total, dan rumah serta harta benda warga sipil mengalami kerusakan parah. Warga Palestina mencari sisa-sisa harta benda mereka di antara reruntuhan rumah mereka. [Mahmoud Abu Hamda – Anadolu Agency]

17
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sejak gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada Jumat (10/10) kekerasan belum benar-benar berhenti di Gaza. Pusat Hak Asasi Manusia Gaza (GCHR) melaporkan sedikitnya terjadi 36 pelanggaran terhadap perjanjian tersebut oleh pasukan Israel. Serangan udara, tembakan artileri, dan tembakan senapan membunuh tujuh warga sipil Palestina serta melukai beberapa lainnya di berbagai wilayah, termasuk Shuja’iyya, Khan Yunis, Jabalia, dan Rafah.

GCHR menegaskan bahwa serangan-serangan itu “tidak memiliki alasan militer dan merupakan upaya untuk mempertahankan suasana ketakutan dan ketidakamanan.” Selain itu, Israel juga terus membatasi masuknya bantuan kemanusiaan, dengan hanya mengizinkan 173 dari sekitar 1.800 truk bantuan yang seharusnya tiba di Gaza.

Situasi ini dibenarkan oleh Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) yang menyebut bahwa Israel masih menghalangi masuknya makanan dan bantuan pokok, meskipun gencatan senjata telah diberlakukan. Ribuan truk yang membawa logistik, termasuk bahan pangan dan perlindungan bagi 1,3 juta pengungsi, tertahan di perbatasan. Padahal, kesepakatan gencatan senjata mensyaratkan 600 truk bantuan per hari. UNRWA memperingatkan bahwa pembatasan yang berkepanjangan dapat memperburuk kondisi kemanusiaan yang sudah sangat parah di Gaza.

Di tengah situasi genting ini, Israel mengancam akan melanjutkan agresinya dengan alasan Hamas bergerak terlalu lambat dalam menyerahkan jenazah tawanan Israel. Hamas menegaskan telah memenuhi kewajibannya sesuai dengan rencana gencatan senjata yang dimediasi Presiden AS Donald Trump, dengan menyerahkan semua tahanan yang masih hidup serta jenazah yang berhasil ditemukan. Namun, proses pemulihan sisa jenazah sangat sulit karena kehancuran masif di Gaza dan beberapa lokasi masih berada di bawah kendali militer Israel.

Baca Juga

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Meski demikian, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz telah memerintahkan militer untuk menyiapkan “rencana komprehensif” guna mengalahkan Hamas sepenuhnya jika gencatan senjata gagal. Laporan Axios menyebut, sebagian pejabat Israel dan AS khawatir kelompok ultranasionalis dalam pemerintahan Netanyahu akan menggunakan isu jenazah tahanan untuk menggagalkan kesepakatan dan mendorong kembalinya perang.

Sementara itu, pada Senin lalu, Hamas telah menyerahkan 20 tahanan Israel terakhir yang masih hidup sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran dengan 1.968 tawanan Palestina. Namun, dengan pelanggaran, blokade, dan ancaman baru yang terus muncul, masa depan gencatan senjata ini masih diselimuti keraguan dan ketidakpastian.

Sumber:
MEMO, Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Jatuhkan 70.000 Ton Bahan Peledak Sejak Oktober 2023, Senjata yang Belum Meledak Jadi Ancaman Besar di Gaza

Next Post

Pengadilan Israel Perpanjang Penahanan Direktur Rumah Sakit Gaza, Hussam Abu Safiya, Selama Enam Bulan

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
18

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
16
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
13
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
29
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
14
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Israel telah memperpanjang penahanan Dr Hussam Abu Safiya selama 6 bulan lagi. [dr.hussam73/Instagram] Israel telah memperpanjang penahanan Dr Hussam Abu Safiya selama 6 bulan lagi. [dr.hussam73/Instagram]

Pengadilan Israel Perpanjang Penahanan Direktur Rumah Sakit Gaza, Hussam Abu Safiya, Selama Enam Bulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630