Pada Selasa (23/9), ratusan pemukim ilegal Israel kembali menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur) yang diduduki dengan pengawalan ketat polisi Israel. Serangan ini bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Yahudi yang dimulai sejak Senin dan berlangsung hingga Rabu.
Menurut keterangan otoritas Wakaf Islam, para pemukim memasuki kompleks dalam beberapa kelompok melalui Gerbang Al-Maghariba di sisi barat masjid, baik pada pagi maupun siang hari. Di pelataran timur masjid, mereka melakukan ritual keagamaan, termasuk doa, tarian, dan nyanyian kolektif yang dipandang provokatif oleh warga Palestina. Di antara peserta tampak tokoh sayap kanan sekaligus mantan anggota Knesset, Yehuda Glick, yang mengenakan pakaian keagamaan umat Yahudi dengan kawalan polisi.
Palestina menilai bahwa kelompok ekstremis “Temple Mount” secara rutin memanfaatkan hari raya Yahudi untuk meningkatkan jumlah serbuan ke Al-Aqsa, dengan tujuan memaksakan ritual Talmudik di dalam kawasan suci tersebut. Mereka menilai bahwa upaya ini merupakan bagian dari strategi sistematis Israel untuk mengubah identitas Islam Al-Aqsa, membagi penggunaan ruang dan waktu di dalamnya, serta melanggengkan proyek yahudisasi Al-Quds (Yerusalem).
Sejak 2003, otoritas Israel secara resmi mengizinkan pemukim masuk ke Al-Aqsa di bawah pengawalan polisi. Sementara itu, warga Palestina menghadapi pembatasan ketat untuk beribadah di masjid, terutama di sekitar Kota Tua. Situasi ini memperkuat dugaan bahwa Israel berusaha menghapus karakter Arab dan Islam dari Yerusalem Timur, yang menurut hukum internasional tetap menjadi ibu kota negara Palestina di masa depan.
Data Kementerian Kesehatan Palestina mencatat sejak Oktober 2023 sedikitnya 1.042 warga Palestina terbunuh dan lebih dari 7.000 lainnya terluka di Tepi Barat akibat serangan pasukan dan pemukim Israel. Hal ini berlangsung meski Mahkamah Internasional pada Juli lalu menegaskan pendudukan Israel ilegal serta menuntut pengosongan semua permukiman di Tepi Barat dan Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur).
Sumber:
Anadolu Agency, Palinfo







