Perjalanan Global Sumud Flotilla yang bertujuan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza mengalami tantangan sejak awal. Cuaca buruk membuat beberapa dari 24 relawan di kapal Alma merasa mual dan kelelahan, hingga harus beristirahat di sudut-sudut kapal yang tidak dirancang untuk banyak penumpang. Setelah badai mereda, penyelenggara menilai terdapat kerusakan kapal dan menginstruksikan seluruh armada untuk berkumpul kembali dan menempuh rute baru. Beberapa kapal mengalami kerusakan, tetapi masih bisa berlayar.
Saat malam tiba, alarm kapal berbunyi dan seluruh relawan segera naik ke dek mengenakan jaket pelampung. Dua drone tak dikenal terlihat melayang di atas kapal, memantau dari ketinggian menengah. Laporan serupa datang dari kapal-kapal lain di seluruh armada Global Sumud Flotilla. Lampu kapal dimatikan, sehingga terlihat cahaya berkedip dari drone, sebelum akhirnya drone itu pergi.
Global Sumud Flotilla adalah bagian dari inisiatif internasional berangkat pada 1 September untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Gaza, di tengah situasi yang semakin memburuk di wilayah tersebut.
Sumber:
Aljazeera, Middle East Eye








