Tentara Israel berencana memanggil sekitar 80.000–100.000 pasukan cadangan untuk kemungkinan pendudukan Kota Gaza, menurut laporan media lokal pada Kamis (15/08).
Pekan lalu, Kabinet Keamanan Israel menyetujui rencana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk sepenuhnya menduduki Kota Gaza, yang memicu kecaman internasional dari berbagai pemerintah dan lembaga hak asasi manusia. Harian Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa keputusan untuk mengeluarkan ribuan surat panggilan itu diambil setelah Kepala Staf Eyal Zamir menyetujui kerangka utama rencana pendudukan tersebut.
Diskusi lanjutan akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang untuk merinci jadwal operasi yang diperkirakan berlangsung hingga akhir 2026.
Israel saat ini menghadapi kecaman keras atas agresi genosidanya di Gaza, yang telah membunuh lebih dari 61.700 orang sejak Oktober 2023. Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait agresinya di wilayah tersebut.
Sumber:
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/israeli-army-plans-to-call-up-nearly-100-000-soldiers-for-gaza-reoccupation-plan-media/3659239
https://www.#/20250814-israeli-army-plans-to-call-up-nearly-100000-soldiers-for-gaza-reoccupation-plan-media/







