• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Pemukim Israel Desak Kembali ke Gaza: “Ini Tanah Kami, Kami Siap Pindah ke Sana Sekarang”

by Adara Relief International
Agustus 1, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Pemukim Israel Desak Kembali ke Gaza: “Ini Tanah Kami, Kami Siap Pindah ke Sana Sekarang”

Para aktivis permukiman Israel berkumpul di sebuah bukit yang menghadap ke Gaza yang hancur akibat perang untuk menegaskan klaim mereka atas wilayah yang babak belur tersebut. — Menahem KAHANA

12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Ratusan pemukim Israel berhaluan sayap kanan melakukan aksi long march menuju perbatasan Gaza pada Rabu (30/7) sambil membawa bendera Israel dan spanduk oranye bertuliskan “Gush Katif”—merujuk pada blok permukiman Israel yang dibongkar pada 2005 oleh Israel. Mereka menyerukan kembalinya permukiman Yahudi di Jalur Gaza dengan slogan seperti “Gaza milik kami selamanya!”

Aksi ini dipimpin oleh aktivis garis keras Daniella Weiss (79), mantan walikota pemukiman Kedumim di Tepi Barat. Ia mengklaim ada 1.000 keluarga yang siap tinggal di Gaza, bahkan jika harus memulai dengan tenda. “Kami siap pindah bersama anak-anak kami ke wilayah Gaza sekarang juga. Kami percaya ini adalah jalan menuju ketenangan dan akhir bagi Hamas,” ujarnya.

Para peserta aksi berjalan dari Kota Najd (Sderot) ke titik pengamatan Asaf Siboni yang menghadap reruntuhan Beit Hanun. Dari sana, mereka bisa melihat langsung kehancuran di Gaza akibat perang yang telah berlangsung selama hampir 22 bulan, dengan lebih dari 60.000 warga Palestina dilaporkan terbunuh menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Sebagian besar wilayah Gaza kini telah luluh lantak akibat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023.

Meski secara resmi pemerintah Israel menyatakan bahwa operasi militer di Gaza bertujuan untuk menghancurkan Hamas dan membebaskan sandera, bukan untuk membangun kembali permukiman, para pemukim garis keras melihat adanya peluang politik. Mereka mengaku telah berdialog dengan anggota koalisi pemerintah sayap kanan dan berharap adanya peluang untuk mewujudkan agenda rekolonisasi Gaza—meskipun hal ini dianggap ilegal dalam hukum internasional.

Semangat mereka semakin meningkat setelah Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, dalam pidatonya di Museum Gush Katif, menyatakan: “Ini lebih dekat dari sebelumnya. Gaza adalah bagian yang tak terpisahkan dari tanah Israel. Saya tidak ingin kembali ke Gush Katif yang dulu karena terlalu kecil. Gaza saat ini memungkinkan kita berpikir untuk (merampas wilayah) lebih besar.”

Seorang peserta aksi, Sharon Emouna (58), mengatakan, “Tanah Israel dijanjikan kepada bangsa Yahudi, dan kami berhak tinggal di sana.” Ia juga menambahkan bahwa jika orang Palestina ingin tetap tinggal di Gaza, mereka akan mendapatkan manfaat dari hidup berdampingan dengan para pemukim.

Meskipun demikian, militer Israel masih memblokir jalur masuk ke Gaza. Para pemukim hanya bisa memandang dari kejauhan siluet reruntuhan rumah-rumah Palestina—dan membayangkan tanah itu akan menjadi rumah mereka kembali.

Baca Juga

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Sumber:
https://www.al-monitor.com/originals/2025/07/ours-forever-would-be-israeli-settlers-march-gaza
https://www.middleeasteye.net/live-blog/live-blog-update/israeli-settlers-march-gaza-chanting-gaza-ours-forever?nid=425676&topic=Israel%2527s%2520war%2520on%2520Gaza&fid=546819

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

18.592 Anak Palestina Terbunuh di Gaza, Banyak yang Dibunuh Sejak Hari Pertama Kehidupan

Next Post

Aktivis Palestina Ditembak Pemukim Israel, Jenazah Masih Ditahan, Pelaku Dibebaskan

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Aktivis Palestina Ditembak Pemukim Israel, Jenazah Masih Ditahan, Pelaku Dibebaskan

Aktivis Palestina Ditembak Pemukim Israel, Jenazah Masih Ditahan, Pelaku Dibebaskan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630