Jakarta – Muharram adalah bulan yang spesial, ia merupakan salah satu dari empat bulan haram, yaitu bulan di mana amal baik dilipatgandakan dan perbuatan buruk dilarang. Pada bulan ini, Allah memberikan sejumlah keutamaan, khususnya melalui ibadah puasa Asyura dan menyantuni anak yatim.
“Barang siapa berpuasa pada Hari Asyura (10 Muharram), maka Allah akan memberikan seribu pahala kepada orang tersebut, seperti yang diperoleh oleh seribu malaikat, serta pahala sepuluh ribu syuhada. Dan barang siapa mengusap kepala anak yatim pada Hari Asyura, maka Allah akan meningkatkan derajatnya pada setiap rambut yang diusapnya.” (Kitab Tanhibul Ghafilin bi-Ahaditsi Sayyidil Anbiyaa-I wal Mursalin).
Melalui Muharram Ceria, Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Indonesia
Menutup bulan Muharram, Adara Relief International menggelar Muharram Ceria: Anak Indonesia Tumbuh dalam Cinta dan Kepedulian, sebuah agenda santunan yatim yang bertempat di Sekolah Saung Quran Jagakarsa, Jakarta Selatan (23/07). Santunan ini dihadiri oleh 50 anak-anak yatim di sekitar Jagakarsa.

“Alhamdulillah Adara bisa berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di penghujung Muharram melalui bingkisan dan bantuan hidup. Rasulullah bersabda, ‘Aku dan orang yang memelihara anak yatim itu akan masuk surga seperti ini,’. Nabi memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dengan merenggangkan keduanya (HR. Bukhari). Semoga kita semua mendapat keutamaan seperti sabda Rasulullah,“ tutur Latifah Hariawati, Direktur Program Adara Relief International.

Rangkaian Muharram Ceria terdiri dari nonton bersama film animasi “I’m From Palestine”, berkisah “Pembebasan Baitul Maqdis oleh Umar bin Khattab”, penampilan siswa-siswi Saung Qur’an, kemudian ditutup dengan santunan yatim. Kegiatan ini tak hanya menjadi momen berbagi kebahagiaan dengan anak yatim, namun juga menjadi wadah edukasi kepalestinaan yang dikemas secara hangat dan menyenangkan.
Santunan ini didanai oleh lembaga kemanusiaan global Al-Khair Foundation. Pada kesempatan ini, Athallah sebagai perwakilan Al-Khair Foundation turut hadir meramaikan santunan.

“Tokoh-tokoh besar dunia tidak lahir begitu saja. Mereka menjadi luar biasa karena melewati berbagai perjuangan dan kesulitan hidup. Salah satu contohnya Imam Bukhari dan Ibnul Jauzi. Bahkan, banyak dari tokoh hebat tersebut yang tumbuh sebagai anak yatim,” imbuh Athallah. “Semoga anak-anak yang hari ini menerima santunan akan menjadi anak yang hebat di kemudian hari dan dapat berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.”

“Alhamdulillah senang banget, bingkisan dari Al-Khair ini nanti akan diberikan ke mama untuk sekolah dan kebutuhan lainnya,” ungkap Zafran yang saat ini berusia 6 tahun.
“Melalui santunan ini, semoga kebermanfaatan dari Adara Relief International dapat dirasakan oleh berbagai pihak, khususnya anak-anak yatim yang telah menjadi perhatian utama Adara sebagai lembaga kemanusiaan yang berfokus pada anak-anak,“ pungkas Fitriyah Nur Fadhilah, Ketua Pelaksana Muharram Ceria.





![Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/DSC00773-120x86.jpg)


