Menteri Keamanan Nasional Israel dari kelompok sayap kanan ekstrem, Itamar Ben-Gvir, membentuk unit polisi baru yang terdiri dari milisi pemukim ilegal bersenjata. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperdalam aneksasi de facto Israel atas wilayah pendudukan Tepi Barat.
Pembentukan unit ini diumumkan Ben-Gvir dalam sebuah upacara di Masjid Ibrahimi, Al-Khalil (Hebron), selatan Tepi Barat, pada Rabu lalu. Unit yang dinamai “First Response Unit” ini berada di bawah Divisi Kepolisian Tepi Barat dan menaungi lebih dari 100 pemukim ilegal dari permukiman Israel.
Menurut pernyataan polisi, unit ini bertujuan memberikan “respons darurat yang cepat dan efektif,” meningkatkan “keamanan pribadi,” serta membantu pemberantasan kejahatan di wilayah tersebut. Unit ini dibentuk atas dasar “pemikiran strategis” untuk memberikan respons yang “profesional dan efisien” terhadap berbagai insiden. Para anggotanya menerima pelatihan tempur, kewenangan kepolisian khusus, serta perlengkapan canggih.
Ben-Gvir memuji para pemukim dalam unit ini sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat, dan menyebut pembentukan unit ini sebagai wujud dari “kedaulatan nyata dan Zionisme praktis.” Ia mengklaim bahwa langkah ini merupakan kontribusi terhadap tujuan jangka panjang Israel untuk mencaplok Tepi Barat.
Wakil Komisaris Polisi Avshalom Peled menyebut unit ini sebagai kekuatan relawan yang mendukung operasi resmi kepolisian, berfungsi sebagai “lapisan tambahan” keamanan bagi para pemukim ilegal.
Langkah ini terjadi hanya seminggu setelah 14 menteri Israel dan Ketua Parlemen Amir Ohana menandatangani surat yang mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk segera mencaplok Tepi Barat secara resmi.
PBB telah berulang kali menyatakan bahwa permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki adalah ilegal menurut hukum internasional, dan perluasan permukiman tersebut mengancam masa depan solusi dua negara.
Ben-Gvir sebelumnya juga diketahui telah membagikan ribuan senjata kepada pemukim ilegal dengan alasan perlindungan komunitas mereka. Para pengkritik, termasuk dari kubu oposisi, menuduh Ben-Gvir menyalahgunakan jabatannya untuk membentuk milisi bersenjata dengan kedok “Garda Nasional.”
Sumber:
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/israel-s-ben-gvir-forms-new-police-unit-composed-of-illegal-settlers-in-occupied-west-bank/3627297
https://www.#/20250710-israels-ben-gvir-forms-new-police-unit-composed-of-illegal-settlers-in-occupied-west-bank/








