Kantor Media Pemerintah di Gaza (GMO) mengeluarkan peringatan keras pada Jumat (28/6) setelah ditemukan pil Oxycodone—obat opioid kuat—di dalam karung tepung yang didistribusikan melalui pusat bantuan yang didukung Israel dan Amerika Serikat di Jalur Gaza.
Para pejabat Gaza menyatakan kekhawatiran serius bahwa sebagian obat tersebut mungkin telah dihancurkan atau dilarutkan langsung ke dalam tepung, dan menyebut temuan ini sebagai upaya sistematis untuk meracuni penduduk dengan dalih bantuan kemanusiaan.
“Kejahatan ini lebih dari sekadar kriminalitas—ini adalah taktik perang yang ditujukan untuk menghancurkan struktur sosial masyarakat Palestina,” tegas pernyataan GMO, seraya menyebut bahwa ketergantungan narkotika dijadikan senjata perang psikologis dan fisik terhadap warga sipil.
Komite anti-narkoba Gaza pun memperingatkan warga untuk mewaspadai pusat bantuan AS-Israel (GHF) yang disebut sebagai “perangkap maut”. GMO mencatat bahwa dalam satu bulan terakhir, GHF telah menyebabkan terbunuhnya 549 warga Palestina, melukai 4.066 orang, dan menghilangnya 39 warga sipil.
Seorang apoteker di Gaza, Omar Hamad, menyatakan bahwa ia dan rekan-rekannya menemukan pil Oxycodone dalam setidaknya empat karung tepung bantuan. Obat ini diketahui sangat adiktif dan dapat menyebabkan depresi pernapasan (hipoventilasi), gangguan kesadaran, serta kerusakan sistem saraf.
GMO meminta masyarakat Palestina untuk memeriksa seluruh bantuan makanan yang diterima dari jalur tidak resmi dan segera melaporkan zat asing yang ditemukan. Mereka juga menyerukan penghentian segera pusat-pusat distribusi bantuan yang tidak berada di bawah pengawasan lembaga resmi seperti UNRWA.
Lebih lanjut, organisasi ini mendesak intervensi dari PBB, Dewan HAM, dan Mahkamah Pidana Internasional untuk menutup pusat-pusat bantuan Israel-AS tersebut dan memastikan jalur bantuan yang aman dan sah bagi warga Gaza yang sedang mengalami kelaparan masif.
Sumber:
https://www.newarab.com/news/israel-accused-mixing-drugs-gaza-aid-what-we-know
https://english.palinfo.com/news/2025/06/28/342144/








