Komisioner Eropa untuk Kesetaraan, Kesiapsiagaan, dan Manajemen Krisis, Hadja Lahbib, memperingatkan dampak menghancurkan dari serangan tanpa henti Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023. Ia menyerukan tindakan politik yang tegas untuk meringankan penderitaan rakyat Palestina.
“Di Gaza, kehidupan sedang dihapuskan,” ujar Lahbib kepada wartawan menjelang pertemuan Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa di Brussel.
Ia menyatakan bahwa kata-kata tidak cukup untuk menggambarkan situasi saat ini. Bantuan kemanusiaan kehilangan makna sejatinya — karena layanan vital seperti air bersih, sanitasi, dan perawatan kesehatan berada di ambang kehancuran.
Lahbib juga mengecam penggantian badan-badan PBB dengan Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang didukung Israel dan Amerika Serikat dalam distribusi bantuan. Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk “privatisasi” bantuan yang tidak dapat diterima.
“Sistem kemanusiaan internasional dibangun di atas prinsip-prinsip yang jelas: netralitas, kemanusiaan, ketidakberpihakan, dan independensi. GHF tidak mematuhi prinsip-prinsip ini,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa bantuan kemanusiaan tidak boleh dipolitisasi maupun dimiliterisasi. “Menggunakan bantuan sebagai senjata perang adalah pelanggaran hukum humaniter internasional.”
Israel diketahui memberlakukan blokade total atas bantuan kemanusiaan ke Gaza sejak 2 Maret. Sementara itu, seak akhir Mei, distribusi bantuan berada di bawah kendali GHF.
Sumber:
https://trt.global/world/live/682d0cd9272976ac4c84461d
https://www.#/20250623-life-is-being-erased-in-gaza-eu-commissioner-says/








