Setidaknya 71 warga Palestina kembali terbunuh akibat serangan militer Israel di Jalur Gaza pada Kamis, termasuk sejumlah orang yang tengah mengantre bantuan kemanusiaan, menurut keterangan tenaga medis.
Sebanyak 16 orang dilaporkan terbunuh dan puluhan lainnya luka-luka akibat tembakan tentara Israel saat menunggu makanan di titik distribusi bantuan di Koridor Netzarim, Gaza tengah. Di Jabalia, Gaza utara, 14 orang lainnya terbunuh ketika sebuah rumah di dekat Masjid Al-Omari dihantam serangan udara.
Serangan drone Israel juga membunuh 15 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, di Kamp Pengungsi Shati saat mereka berada di dekat tenda pengungsian untuk mengisi daya ponsel. Di lingkungan Tel al-Hawa, Kota Gaza bagian barat, lima orang terbunuh dan 25 lainnya terluka akibat serangan terhadap titik distribusi internet.
Di wilayah Al-Mukhabarat, Gaza barat laut, satu warga terbunuh dan sejumlah lainnya luka-luka akibat serangan lain. Serangan terhadap tenda pengisian daya ponsel di wilayah barat kota juga membunuh satu warga sipil. Lima warga lainnya juga terbunuh akibat serangan drone terhadap sekelompok orang di kota yang sama.
Di Gaza tengah, tiga orang terbunuh dan lainnya luka-luka akibat serangan helikopter Israel ke sebuah apartemen. Sementara itu, lima jenazah ditemukan dari reruntuhan di lingkungan Al-Zaytoun, Gaza selatan, menyusul serangan udara Israel.
Di Gaza selatan, enam orang terbunuh dan 20 terluka ketika pasukan Israel menyerang kerumunan warga yang mengantre bantuan di antara Khan Younis dan Rafah pada Kamis pagi.
Menurut Kantor Media Pemerintah Gaza, sejak 27 Mei lalu, sebanyak 300 pencari bantuan telah terbunuh dan 2.649 lainnya terluka akibat serangan tentara Israel di sekitar titik distribusi bantuan.
Meski mendapat seruan internasional untuk gencatan senjata, militer Israel tetap melanjutkan serangan brutal ke Gaza sejak Oktober 2023, yang hingga kini telah membunuh lebih dari 55.700 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak.
Pada November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas agresinya terhadap wilayah kantong tersebut.
Sumber:
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/israeli-fire-kills-71-more-gazans-including-many-trying-to-get-food-aid/3604425
https://www.#/20250619-israeli-fire-kills-71-more-gazans-including-many-trying-to-get-food-aid/







