Israel pada Rabu (4/6) membebaskan delapan tawanan dari Jalur Gaza. Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa para tawanan yang dibebaskan dipindahkan ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza tengah, melalui Komite Palang Merah Internasional untuk menjalani pemeriksaan medis yang diperlukan setelah masa penahanan yang berkepanjangan.
Namun, pada hari yang sama, seorang tawanan lansia dari Jalur Gaza dilaporkan meninggal dunia di dalam penjara Israel, menurut pernyataan kelompok urusan tawanan pada Rabu (4/6). Mohammad Ibrahim Abu Habel (70) menghembuskan napas terakhir di fasilitas Sde Teiman, yang dikenal luas di Israel selatan, demikian disampaikan oleh Komisi Urusan Tawanan dan Masyarakat Tawanan Palestina dalam sebuah pernyataan bersama.
Abu Habel, ayah dari 11 anak, ditangkap oleh tentara Israel pada 12 November 2024 di sebuah pos pemeriksaan militer di Gaza utara, menurut keterangan kelompok-kelompok hak asasi manusia. Pernyataan tersebut tidak merinci penyebab kematiannya, namun diketahui bahwa banyak tawanan Palestina mengalami pelanggaran serta kekerasan selama berada dalam tahanan Israel.
Menurut data Palestina, sedikitnya 71 tawanan Palestina telah meninggal dunia dalam tahanan Israel sejak Oktober 2023, termasuk setidaknya 45 orang yang berasal dari Gaza.
Sumber: https://www.#/20250604-elderly-palestinian-from-gaza-dies-in-israeli-detention/
https://english.wafa.ps/Pages/Details/158084








