Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa Israel akan terus memblokade masuknya bantuan kemanusiaan penting seperti makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan minyak goreng ke Jalur Gaza. “Kebijakan Israel jelas, tidak ada bantuan kemanusiaan yang akan masuk ke Gaza,” ujar Katz dalam pernyataan resminya. Ia menambahkan bahwa tidak ada rencana atau persiapan logistik untuk pengiriman bantuan ke wilayah yang terkepung tersebut.
Pernyataan itu diperkuat oleh Menteri Kebudayaan Israel, Miki Zohar, yang menyebut di media sosial bahwa para pelaku “teror” di Gaza tidak pantas menerima bantuan apa pun, dan hanya layak dihujani serangan hingga sandera terakhir dikembalikan.
Israel telah memberlakukan blokade total selama lebih dari enam pekan, melarang masuknya pasokan pangan, air, obat, dan bahan bakar sejak Oktober 2023, ketika kampanye militer besar-besaran terhadap Gaza dimulai. Menurut Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), semua kebutuhan pokok di Gaza semakin menipis. “Itu berarti bayi dan anak-anak tidur dalam kondisi lapar,” ujar Juliette Touma, juru bicara UNRWA.
Menanggapi pernyataan Katz, Gerakan Hamas mengecam keras sikap Israel tersebut. Mereka menyebut tindakan itu sebagai pengakuan terbuka atas kejahatan perang dengan menggunakan kelaparan sebagai senjata, serta pelanggaran terhadap hak asasi manusia karena sengaja menolak kebutuhan dasar warga sipil selama tujuh pekan berturut-turut.
Hamas juga mengkritik pernyataan ekstrem dari Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, yang menyatakan bahwa “bahkan satu gram bantuan pun tak boleh masuk ke Gaza.” Hamas menyebut pemerintahan Israel sebagai rezim fasis yang secara terang-terangan melanjutkan genosida brutal dan melanggar hukum internasional.
Gerakan tersebut menyerukan kepada masyarakat internasional, PBB, Dewan Keamanan, serta lembaga-lembaga hukum internasional untuk mengambil sikap tegas dan menyeret para pelaku kejahatan, termasuk Katz dan Ben-Gvir, ke pengadilan internasional atas kejahatan kemanusiaan mereka.
Simber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








