• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Mei 1, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Warga Palestina yang Mengungsi dari Tepi Barat Tidak Punya Tempat untuk Pergi

by Adara Relief International
Maret 14, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Warga Palestina yang Mengungsi dari Tepi Barat Tidak Punya Tempat untuk Pergi

Warga Palestina berjalan di jalan yang rusak, meninggalkan kamp pengungsi Nur Shams, di Tepi Barat yang diduduki, 26 Februari 2025 [Mohammed Torokman/Reuters]

15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada awal Februari, pasukan Israel menyerbu Kamp Pengungsi Nur Shams di Tepi Barat dan mulai melibas rumah, menghancurkan toko-toko dan meratakan jalanan. Nur Shams, yang terletak di luar kota pesisir utara Tulkarem, telah menjadi target serangan keras Israel dalam beberapa tahun terakhir, terutama lamp pengungsinya.

Penghancuran yang terjadi dengan cepat dan disengaja oleh Israel di kamp Tulkarem dan Nur Shams telah mengusir ribuan penduduk dan merampas kehidupan yang tak terhitung jumlahnya hanya dalam beberapa hari. Sejak serangan Israel dimulai di Tepi Barat pada 21 Januari – beberapa hari setelah gencatan senjata di Gaza – tentara Israel telah dengan paksa mengusir setidaknya 40.000 warga Palestina dari rumah mereka di kamp-kamp.

Tujuan dari serangan baru yang dijuluki Operasi Tembok Besi itu adalah untuk membasmi “kelompok-kelompok yang didukung Iran” yang berafiliasi dengan Hamas dan Jihad Islam Palestina (PIJ) di tiga kamp pengungsi, yaitu Jenin, Tulkaremdan Nur Shams. Israel berusaha melebih-lebihkan keberadaan kelompok-kelompok bersenjata Palestina dengan menuduh mereka sebagai proksi Iran – untuk membenarkan tindakan penghancuran kamp-kamp dan mengusir ribuan warga Palestina sebagai bagian dari rencana yang lebih besar untuk membuat kehidupan warga Palestina menjadi tak tertahankan di Tepi Barat, kata para analis, penduduk, dan pemantau hak asasi manusia.

Baca Juga

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

“Saya pikir orang-orang (yang telah mengungsi) telah kehilangan (tujuan) dan mereka tidak yakin apa yang harus dilakukan atau apa langkah selanjutnya,” kata Murad Jadallah, seorang peneliti hak asasi manusia lembaga Al-Haq. “Kami telah mencapai tingkat ketidakpastian baru,” katanya kepada Al Jazeera. Serangan tanpa pandang bulu Israel telah memaksa ribuan orang untuk mencari perlindungan di sekolah, masjid dan lapangan sepak bola, kata penduduk. Mereka menambahkan bahwa satu-satunya bantuan yang tersedia hanya berasal dari warga Palestina yang dimobilisasi untuk memberikan bantuan dasar – menyumbangkan selimut, tempat tidur, makanan dan air.

Hamdan Fahmawi (46), seorang pemilik toko di Nur Shams mengatakan bahwa ia tidak berpikir dengan pergi mengungsi akan membuat orang-orang Palestina lebih aman. Pernyataannya ini mengacu pada penculikan mahasiswa PhD Palestina Mahmoud Khalil baru-baru ini, meskipun Khalil memiliki tempat tinggal permanen yang sah di Amerika Serikat. “Tidak ada alternatif untuk tanah air,” kata Fahmawi kepada Al Jazeera. “Pada akhirnya, tidak ada tempat lain bagi kita semua untuk pergi … jika kita mati, maka kita akan mati di tanah kita.”

Sumber: https://www.aljazeera.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kejahatan Tentara Israel dan Pemukim terhadap Warga Palestina di Tepi Barat Naik 30%

Next Post

Mosquito Protocol, Praktik Penggunaan Warga Palestina sebagai Perisai Manusia oleh Tentara Israel

Adara Relief International

Related Posts

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal
Berita Kemanusiaan

Israel Jatuhkan Sanksi untuk Flotilla Bantuan Gaza, Ancam Penyitaan Kapal

by Adara Relief International
April 30, 2026
0
29

Israel mengumumkan sanksi terhadap kampanye Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Gaza untuk menembus blokade dan mengirim bantuan kemanusiaan....

Read moreDetails
74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

74 Pekerja Palestina Terbunuh di Tengah Krisis Kerja

April 30, 2026
24
Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

Krisis Lingkungan Gaza Memburuk, Hama dan Penyakit Ancam Warga

April 30, 2026
20
PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

April 30, 2026
17
Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

April 30, 2026
20
OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

April 29, 2026
27
Next Post
Mosquito Protocol, Praktik Penggunaan Warga Palestina sebagai Perisai Manusia oleh Tentara Israel

Mosquito Protocol, Praktik Penggunaan Warga Palestina sebagai Perisai Manusia oleh Tentara Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630