Pemukim Israel mulai membangun jalan untuk permukiman yang menghubungkan jalan ilegal Alon, dekat Kota Nablus yang diduduki, dengan pos-pos permukiman baru yang mereka dirikan setelah genosida Israel di Gaza dimulai pada Oktober 2023.
Buldozer yang dioperasikan oleh pemukim membuka jalan baru antara Desa Tana di timur Nablus dan Lembah Yordan bagian tengah. Menurut peneliti Raed Muqadi dari Land Research Centre, pembangunan ini bertujuan untuk menghubungkan Desa Tana dengan Kota Beit Furik dan Lembah Yordan. Jalan ini memiliki panjang sekitar 1,5 kilometer dan akan menghubungkan jalan Alon dengan pos permukiman baru yang didirikan di tanah Khirbat Tana setelah agresi di Jalur Gaza. Jalan tersebut dimaksudkan untuk mendukung aktivitas permukiman ilegal di kawasan tersebut.
Muqadi menjelaskan bahwa jalan yang sedang dibangun ini sebenarnya pernah dibuka kembali oleh otoritas pendudukan Israel pada 2020–setelah ditutup sejak Intifada Kedua pada tahun 2000. Saat itu, otoritas Israel juga memasang gerbang besi di jalan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa jalan tersebut telah digunakan selama lebih dari 50 tahun, terutama oleh para petani Palestina untuk bepergian antara Lembah Yordan dan Beit Furik.
Di tempat lain, seorang pemukim Yahudi menabrak seorang siswa sekolah di Desa Al-Manshiyah, selatan Bethlehem, pada Rabu (8/1). Sumber setempat melaporkan bahwa anak tersebut, Musa Ali Salahat, yang berusia 12 tahun, ditabrak di dekat pintu masuk desa saat ia pulang sekolah. Pelaku melarikan diri dari tempat kejadian.
Musa Ali Salahat segera dibawa ke Rumah Sakit Al-Yamamah di Al-Khader untuk menjalani operasi akibat patah tulang dan luka-luka yang dideritanya.
Pembangunan jalan permukiman dan insiden kekerasan terhadap warga Palestina ini mencerminkan eskalasi pelanggaran hukum internasional oleh Israel di wilayah Palestina yang diduduki.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








