Tentara pendudukan Israel membakar sebuah truk Senin (09/12) saat mengangkut barang di lingkungan Zeitoun, Kota Gaza. Truk itu sedang dalam perjalanan ke selatan Gaza, yang telah menderita blokade genosida dan agresi selama lebih dari 14 bulan.
Saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa tentara Israel menyusup ke lingkungan tersebut dan menghentikan truk milik sektor swasta tersebut, memaksa pengemudi untuk keluar dan membawanya ke lokasi yang tidak diketahui, lalu membakar truk tersebut. Truk-truk seperti itu biasanya membawa pasokan makanan yang sangat dibutuhkan.
Tidak ada informasi yang diberikan mengenai hal ini, tetapi Israel memperketat pengepungannya terhadap Gaza serta mencegah dan menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan. Menurut para pengamat, melaparkan warga Palestina telah dijadikan senjata sebagai bagian dari genosida Israel yang dilakukan dengan dukungan AS sejak Oktober 2023.
Israel telah membunuh 45.000 warga Palestina, terutama anak-anak dan perempuan, serta melukai 106.000 lainnya sejak Oktober tahun lalu. Setidaknya 11.000 orang hilang, diduga terbunuh di bawah reruntuhan rumah mereka dan infrastruktur sipil lainnya yang dihancurkan oleh Israel. Israel mengabaikan dua surat perintah yang dikeluarkan oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menangkap PM Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terhadap warga Palestina di Gaza.
Israel juga menentang resolusi Dewan Keamanan PBB untuk segera mengakhiri agresi dan menentang perintah Mahkamah Internasional untuk mengambil tindakan guna mencegah tindakan genosida dan memperbaiki situasi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza.
Tel Aviv telah mengubah Gaza menjadi penjara terbesar di dunia, mengepungnya selama 18 tahun berturut-turut, serta melancarkan genosida. Dua juta dari 2,3 juta warga Gaza telah mengungsi dalam kondisi tragis, dengan kondisi kekurangan makanan, air, dan obat-obatan, akibat blokade Israel.
Selama puluhan tahun, Israel telah menduduki Palestina dan sebagian wilayah Suriah serta Lebanon. Israel menolak pembentukan negara Palestina yang merdeka di perbatasan sebelum tahun 1967 dengan Al-Quds (Yerusalem) bagian timur sebagai ibu kotanya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








