Buldoser militer Israel menghancurkan sebuah masjid di Kota Maroun Al-Ras di Distrik Bint Jbeil di Lebanon selatan (2/12), melanggar perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani antara Israel dan Hizbullah pekan lalu, Anadolu melaporkan.
Menurut Kantor Berita resmi Lebanon (NNA), buldoser milik tentara pendudukan Israel merobohkan masjid di Maroun Al-Ras kemarin sore, dan menghancurkan seluruh bangunannya.
Dua warga negara Lebanon juga terbunuh dan beberapa lainnya cedera dalam enam pelanggaran terpisah yang dilakukan Israel. Serangan ini menambah jumlah total korban jiwa yang terbunuh di Lebanon sejak Rabu 27 November, saat gencatan senjata mulai berlaku.
Tentara Israel terus menduduki beberapa kota Lebanon di dekat perbatasan selatan, menghentikan warga sipil Lebanon yang hendak mengakses tanah mereka.
Padahal berdasarkan kesepakatan perjanjian gencatan senjata, tentara Israel harus menarik mundur tentaranya dari Lebanon selatan selama 60 hari, dan mengakhiri pertempuran yang berlangsung selama 14 bulan.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








