Tentara Israel pada Senin pagi melepaskan tembakan ke arah Kota Naqoura di Lebanon selatan. Serangan ini merupakan pelanggaran terbaru terhadap kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pekan lalu.
Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) mengatakan bahwa tentara Israel melepaskan tembakan senapan mesin.
Menurut hitungan Anadolu, tentara Israel melakukan 11 pelanggaran pada hari Ahad dengan menargetkan kota-kota di Lebanon selatan, sehingga total pelanggaran sejak gencatan senjata 27 November menjadi 73.
Pelanggaran tersebut meliputi penghancuran rumah, penembakan artileri, penerbangan pesawat tempur di atas wilayah Lebanon, baku tembak, penyerbuan, serta penghancuran jalan dan lahan pertanian.
Militer Israel pada Senin malam juga mengumumkan serangan berkelanjutan terhadap target-target di Lebanon, menandai meningkatnya pelanggaran perjanjian gencatan senjata, yang baru berlangsung kurang dari sepekan.
Menurut NNA, pesawat tempur Israel melakukan dua serangan udara di dekat Kota Jbaa dan daerah antara Houmine El-Fawqa dan Deir Ez-Zahrani di Lebanon selatan.
Badan tersebut menambahkan bahwa pesawat tempur Israel juga melakukan serangan udara di beberapa daerah di Iqlim al-Tuffah, juga di Kota Yaroun, Maroun al-Ras, dan Hanine di wilayah Bint Jbeil, serta kota Sriri di Distrik Jezzine.
Badan tersebut menambahkan bahwa tentara Israel yang ditempatkan di Maroun al-Ras melepaskan tembakan gencar ke kota terdekat Bint Jbeil serta Kota Aainata dan Aitaroun.
Selain itu, pesawat tak berawak Israel terbang di atas Ibu Kota Beirut dan pinggiran selatannya, kata badan tersebut.
Sumber: https://www.aa.com.tr
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








