Dr. Hussam Abu Safiya, Direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara, dilaporkan terluka dalam serangan Israel terhadap rumah sakit tersebut tadi malam.
Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa sebuah quadcopter Israel menjatuhkan bom di kantor Abu Safiya sesaat setelah ia meninggalkan ruang operasi, mengakibatkan kaki kirinya cedera.
Saat ini, Abu Safiya dirawat di unit perawatan intensif rumah sakit tersebut dan hanya diberikan obat penghilang rasa sakit. Fasilitas rumah sakit itu tidak memiliki dokter spesialis atau ahli bedah yang dapat memberikan perawatan medis yang memadai.
Sumber-sumber medis memperingatkan bahwa kondisi Abu Safiya dapat memburuk akibat kurangnya kemampuan rumah sakit untuk mendiagnosis secara menyeluruh akibat terus-menerus berada di bawah pengepungan dan serangan.
“Pasukan pendudukan menargetkan siapa saja, tetapi ini tidak akan menghalangi kami untuk melanjutkan misi kemanusiaan kami. Kami akan terus memberikan layanan ini, apa pun yang terjadi pada kami,” kata Abu Safiya dalam pernyataannya setelah mengalami cedera.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








