Update Hari ke-406: Dokter Peringatkan Rumah di Gaza Utara Jadi Kuburan bagi Warga yang Terluka
- Direktur RS Kamal Adwan, Dokter Hussam Abu Safiya, mengatakan bahwa rumah-rumah warga di Gaza utara berubah menjadi kuburan setelah Israel mengebomnya ketika warga sipil berada di dalam. Layanan darurat yang minim membuat korban di bawah reruntuhan tak bisa diselamatkan. Abu Safiya menambahkan bahwa tentara Israel menyerang warga yang terluka saat menuju rumah sakit, membunuh enam orang dan melukai 15 lainnya di gerbang RS.
- Pemerintah Kota Gaza menyatakan bahwa Israel telah menghancurkan lebih dari 105.000 saluran air dan 70% sumur di Gaza hingga menyebabkan krisis air. Warga kini harus mengangkut air secara manual, dengan harga air desalinasi melonjak akibat kenaikan harga bahan bakar.
- Anggota Kongres Palestina-Amerika Rashida Tlaib telah meminta Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken untuk mengundurkan diri setelah tenggat waktu yang diberikannya kepada otoritas Israel untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza tidak terpenuhi dan tanpa konsekuensi apa pun bagi Israel.
- Dokter Lintas Batas (MSF) mengecam Israel karena menolak evakuasi medis delapan anak terluka dari Gaza ke rumah sakit MSF di Yordania. Di antara mereka ada seorang anak berusia dua tahun dengan kaki yang diamputasi. Sementara itu, dari 32 anak yang diajukan MSF untuk evakuasi, hanya 6 yang diizinkan pergi.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








