• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Sha’ban al-Dalou, Pemuda Gaza yang Dibakar Hidup-hidup dalam Tendanya oleh Israel

"Shaaban dan ibu saya terbakar hingga meninggal di depan mata saya"

by Adara Relief International
Oktober 16, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, International, News
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Sha’ban al-Dalou, Pemuda Gaza yang Dibakar Hidup-hidup dalam Tendanya oleh Israel

Sha'ban Al-Dalou, 19 tahun, dibunuh oleh Israel dalam serangan yang membakar rumah sakit (Media Sosial)

56
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sebuah rekaman video menunjukkan seorang pemuda Palestina diselimuti api di dalam tendanya setelah serangan udara Israel di halaman Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Gaza tengah.  Pemuda itu ialah, Shaaban Ahmed Al-Dalu (19 tahun)  seorang mahasiswa teknik, yang berteriak minta tolong ketika tubuhnya dilalap api.

Kebakaran tersebut juga menghancurkan beberapa tenda dan membunuh empat pengungsi Palestina, termasuk Sha’aban dan ibunya, serta melukai lebih dari 40 orang lainnya, menurut Kementerian Kesehatan.

“Shaaban bukan hanya saudara untukku, dia juga teman dan motivasiku. Kehilangannya sangat menyakitkan,” kata adik laki-lakinya yang mengenangnya sambil berlinang air mata pada kejadian di malam yang tragis tersebut. 

“Pada pukul 01.30 pagi, tenda kami terkena serangan. Saya tidur di tenda sebelah dan tidak bisa menyelamatkan mereka. Saya melihat mereka terbakar,” lanjutnya.

“Shaaban dan ibu saya terbakar hingga meninggal di depan mata saya. Keluarga kami sekarang terpisah, masing-masing di tempat yang berbeda. Adik perempuan saya terluka dan dirawat di rumah sakit. Ayah saya juga dirawat di rumah sakit di Khan Younis,” tambahnya dengan air mata mengalir di wajahnya.

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Keluarga Shaaban mengungsi setelah rumah mereka hancur akibat serangan udara Israel memaksa mereka untuk berlindung di tenda di halaman Rumah Sakit  Syuhada Al-Aqsa di kota Deir al-Balah.

Meskipun hidup dalam agresi, Shaaban tetap berkomitmen pada pendidikannya dengan belajar secara online. Setiap hari, ia harus menempuh jarak yang jauh untuk mengakses internet dan mengikuti kelas-kelasnya. Usahanya didorong oleh harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi keluarganya, yang telah dipaksa mengungsi akibat agresi Israel, jelas saudaranya.

Namun, malam itu, ketika pesawat tempur Israel menargetkan perkemahan tenda, Shaaban tidak memiliki kesempatan untuk melarikan diri. Api, lebih cepat dari dirinya, melalap tubuh dan tendanya, serta memadamkan mimpi dan hidupnya.

Sebelum kematiannya, Shaaban membagikan postingan di akun Instagram-nya yang mengungkapkan penderitaannya akibat agresi Israel.

“Dulu aku bermimpi besar, tapi agresi menghancurkan mimpi-mimpi itu. Hal ini sangat membebani, membuatku sakit secara fisik dan mental. Aku menderita depresi dan rambutku rontok karena trauma yang terus-menerus,” tulisnya.

Ia juga mengungkapkan harapannya untuk masa depan yang lebih cerah bagi keluarganya dan anak-anak yang mengalami kengerian perang, serta meminta orang-orang untuk mendukung para pengungsi Palestina dan meringankan penderitaan mereka.

“Momen paling menyakitkan malam itu adalah melihatnya terbakar di depan semua orang, dan tidak ada yang bisa membantu. Api melalap segalanya, dan tidak ada yang bisa mendekat karena kobaran api yang besar,” kenang saudaranya.

Meskipun kesulitan yang ditimbulkan oleh agresi dan pengepungan Israel, Shaaban tetap berpegang teguh pada mimpinya. Dia merupakan seorang penghafal Al-Qur’an, dan bercita-cita membangun masa depan yang lebih baik bagi dirinya dan keluarganya.

Dia bekerja tanpa lelah untuk membantu keluarganya menghadapi kondisi agresi yang menghancurkan, kata saudaranya.

“Sepekan sebelum dia meninggal, Shaaban sedang membaca Al-Qur’an di masjid dekat Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa. Dia selesai membacanya sekitar pukul 01.00 pagi, dan sekitar setengah jam kemudian, pesawat tempur Israel mengebom masjid tersebut. Dia secara ajaib selamat dari serangan itu,” tambahnya.

Shaaban mengalami cedera ringan dalam serangan tersebut. Dia kembali tinggal bersama keluarganya di tenda di halaman rumah sakit, tanpa mengetahui bahwa dalam beberapa hari, dia akan bersatu kembali dengan teman-temannya dari masjid.

Israel terus melancarkan serangan brutal terhadap Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu, meskipun Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang menyerukan gencatan senjata segera.

Hampir 42.400 orang telah terbunuh, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan lebih dari 99.000 terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Serangan Israel telah membuat hampir seluruh penduduk Jalur Gaza mengungsi di tengah blokade yang sedang berlangsung, yang menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

 

Sumber: 

https://www.aa.com.tr

https://www.middleeasteye.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Adara Palestine Situation Report 11

Next Post

Save The Children: Kondisi Gaza seperti Berada di Kedalaman Neraka

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
12
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
20
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Save The Children: Kondisi Gaza seperti Berada di Kedalaman Neraka

Save The Children: Kondisi Gaza seperti Berada di Kedalaman Neraka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630