Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa “anak-anak Gaza harus menerima dosis kedua vaksin polio, mulai tanggal 14 Oktober.”
Kepala tanggap darurat Organisasi Kesehatan Dunia di wilayah Palestina yang diduduki, Ayadil Saparbekov, mengatakan bahwa diskusi sedang dilakukan dengan otoritas Israel dan dengan mitra di lapangan.
“Ini akan dimulai dalam waktu 10 hari. Kami berharap putaran kedua vaksinasi akan selesai pada 29 Oktober,” imbuh Saparbekov.
Ia menunjukkan bahwa pertemuan dijadwalkan akan diadakan pada Ahad (6/10) untuk mengonfirmasi tanggal pemberian vaksin tersebut dan memperkirakan bahwa 590.000 anak harus divaksinasi.
Pada Agustus, Gaza melaporkan kasus polio pertama yang terkonfirmasi dalam 25 tahun. Dalam upaya mencegah epidemi penyakit virus yang sangat menular tersebut, badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa meluncurkan upaya kampanye vaksinasi massal di wilayah tersebut pada 1 September, yang bertujuan untuk memberikan dosis awal vaksin oral kepada lebih dari 640.000 anak di bawah usia 10 tahun.
Dua dosis vaksin harus diberikan dengan jarak empat pekan untuk mencegah penyebaran virus, yang terdeteksi dalam sampel limbah di Gaza pada bulan Juni, menurut Inisiatif Pemberantasan Polio Global.
Dalam perjalanan memberikan vaksin untuk anak di Gaza, konvoi PBB yang membawa pekerja vaksin ditahan di bawah todongan senjata di sebuah pos pemeriksaan militer Israel pada 9 September. Tembakan dilepaskan dan kendaraannya ditabrak oleh buldoser, menurut pernyataan Stephane Dujarric, Jubir Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
WHO ingin mencegah epidemi virus polio varian tipe 2 (cVDPV2), setelah terdeteksi pada bayi berusia 10 bulan di Gaza pada Agustus.
Tentara pendudukan Israel telah melanjutkan agresinya di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023, dengan dukungan AS dan Eropa, yang menyebabkan lebih dari 41.802 warga terbunuh dan lebih dari 96.844 orang lainnya terluka, serta 90% penduduk Jalur Gaza mengungsi, menurut data PBB.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








