
Dalam sebuah pernyataan pada Kamis (25/9), Euro-Med menuding tentara Israel berusaha merampas produksi pertanian dan pasokan makanan dari warga Palestina di Gaza serta menghancurkan sumber daya yang penting bagi kelangsungan hidup mereka guna menciptakan kondisi kehidupan yang menyebabkan kelaparan dan kematian.
Sementara itu, tentara Israel telah memberlakukan pengepungan ilegal di Gaza dan secara ketat membatasi masuknya bantuan ke wilayahnya selama sekitar satu tahun, Euro-Med menambahkan.
“Penghancuran lahan pertanian oleh Israel di Gaza utara merupakan bagian dari rencana sistematis yang telah dilakukannya terhadap penduduk Gaza sejak Oktober 2023,” kata Euro-Med.
“Pasukan pendudukan telah mengambil alih sekitar 80 persen lahan pertanian di Jalur Gaza, baik dengan mengisolasinya sebagai persiapan untuk mencaploknya secara ilegal dengan paksa ke zona penyangga yang melanggar hukum internasional maupun dengan menghancurkan dan meratakannya,” jelas Euro-Med.
Euro-Med mengatakan bahwa tim lapangannya mendokumentasikan serbuan pasukan Israel disertai buldoser pada Selasa pagi (24/9) ke daerah Ash-Shima di Beit Lahia, sebelah utara Gaza, dan penghancuran lebih dari 500 dunum lahan yang baru-baru ini ditanami kembali oleh warga Palestina dengan sayuran untuk memenuhi kebutuhan warga yang tinggal di Gaza utara, yang menghadapi kelaparan sistematis dan blokade sewenang-wenang.
“Perusakan lahan pertanian oleh tentara Israel, yang sebagian besar ditanami terong, mencerminkan kehendak Israel untuk memutus ketergantungan penduduk pada lumbung pangan pertanian lokal, sekaligus menghalangi akses pasokan sayur dan makanan dalam jumlah yang memadai ke wilayah utara Jalur Gaza. Hal ini mengakibatkan wabah kelaparan parah hingga sebagian besar penduduk terpaksa memakan daun pohon dan menggiling pakan ternak sebelum mengolahnya menjadi roti agar tetap hidup,” kata Euro-Med.
Sumber:
https://english.palinfo.com/news/2024/09/26/326033/
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini






