
- Setidaknya 41.467 orang terbunuh dan 95.921 orang terluka dalam agresi Israel di Gaza.
- Israel telah membunuh sedikitnya 51 warga Palestina, termasuk anak-anak, dan melukai beberapa lainnya dalam serangan udaranya di Gaza yang terkepung.
- Dua warga Palestina terluka akibat tembakan tentara Israel saat penyerbuan di Kamp Pengungsi al-Fawwar, Tepi Barat. Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan bahwa satu korban dalam kondisi kritis setelah ditembak di bagian dada, sementara yang lainnya terkena tembakan di kaki.
- Presiden Turkiye, Erdogan mengecam masyarakat internasional karena membiarkan penghancuran Gaza oleh Israel terus berlanjut.
- Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyampaikan kepada Majelis Umum PBB bahwa agresi genosida Israel di Gaza harus segera dihentikan. Ia menekankan pentingnya masyarakat internasional untuk segera mengamankan gencatan senjata permanen di Gaza dan mengakhiri kebiadaban Israel di Lebanon, sebelum dampaknya menyebar ke kawasan dan dunia.
- Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani menuding Israel melakukan genosida di Gaza, sementara beberapa pemimpin dunia mengutuk agresi Israel dalam pidato mereka di Majelis Umum PBB.
- Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menolak laporan USAID yang menyatakan bahwa Israel sengaja memblokir bantuan ke Gaza.
- Perdana Menteri Yunani mengatakan serangan Israel di Gaza harus diakhiri secepat mungkin.
- Universitas Islam terkemuka di Mesir, Al-Azhar, menyerukan tindakan internasional yang mendesak untuk menghentikan “pertumpahan darah warga sipil tak berdosa” oleh Israel di Gaza dan Lebanon.
Sumber:
https://www.middleeasteye.net/live/gaza-israel-war-lebanon-hezbollah-attacks-updates
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








