Dua warga Palestina terluka, Ahad malam ini, akibat peluru pasukan pendudukan Israel saat mereka menyerbu desa Arbouna, sebelah timur kota Jenin, sebelah utara Tepi Barat, Mahalla.
Menurut sumber lokal, dua warga Palestina terluka akibat peluru pasukan pendudukan di desa Arbouna.
Organisasi Bulan Sabit Merah Palestina (non-pemerintah) menyatakan, dalam pernyataan berturut-turut, bahwa krunya menangani 5 korban luka akibat peluru tajam, termasuk korban luka pada dua anak (15 dan 13 tahun) akibat peluru tentara Israel di kota Nablus. Dipastikan bahwa semua korban luka telah dipindahkan ke rumah sakit untuk menerima perawatan.
Pasukan khusus tentara pendudukan Israel menyerbu Kota Tua, di tengah penembakan asap dan bom suara ke arah warga Palestina, dan datangnya lebih banyak bala bantuan untuk pasukan pendudukan.
Selanjutnya, konfrontasi terjadi di lokasi tersebut, yang menyebabkan korban luka di antara warga Palestina sebelum tentara pendudukan mundur dari lokasi tersebut.
Tadi malam, pasukan pendudukan Israel menyerbu desa Arbouna, sebelah timur Jenin, dengan beberapa kendaraan militer dari arah pos pemeriksaan militer “Jalama”. Sebelum terjadi konfrontasi di desa tersebut dengan pemuda Palestina.
Dalam konteks terkait, pada Ahad malam, sejumlah warga Palestina menderita sesak napas akibat menghirup gas air mata yang ditembakkan pasukan pendudukan Israel saat terjadi konfrontasi di kota Kafr Qalil, selatan kota Nablus, di Tepi Barat bagian utara.
Sebelumnya pada Ahad malam, sejumlah kendaraan militer pendudukan menyerbu kota Kafr Qalil, sebelum terjadi konfrontasi dengan warga, dan ledakan serta tembakan terdengar.
Sumber: https://palinfo.com
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








