“Hanya 11 persen wilayah Gaza yang tidak mendapat perintah evakuasi,” kata seorang pejabat PBB.
Jens Laerke, juru bicara kantor kemanusiaan PBB, mengatakan dalam sebuah pengarahan PBB di Jenewa pada Selasa (27/8) bahwa sejak Jumat, pasukan Israel telah mengeluarkan tiga perintah evakuasi baru untuk lebih dari 19 lingkungan di Gaza utara dan di Deir al Balah dengan lebih dari 8.000 orang yang tinggal di daerah tersebut dan banyak yang berlindung di lokasi pengungsian.
“Jumlah perintah evakuasi besar-besaran pada bulan Agustus saja meningkat menjadi 16,” kata Laerke, seraya menambahkan bahwa hal itu berdampak bagi staf PBB dan lembaga kemanusiaan, organisasi non-pemerintah, serta penyedia layanan beserta keluarga mereka.
“Pemindahan ini dilakukan dalam waktu yang sangat singkat dan dalam kondisi yang berbahaya. Rekan-rekan lembaga kemanusiaan kami di lapangan sangat khawatir dengan perintah yang dikeluarkan pada hari Ahad (25/8),” katanya.
Laerke juga mengatakan bahwa perbatasan Karem Abu Salem (Kerem Shalom) secara teknis terbuka untuk dimasuki, tetapi terlalu berbahaya bagi organisasi bantuan untuk benar-benar pergi ke sana dan mengambil bantuan apa pun yang sedang diturunkan di seberang perbatasan.
Blokade berkelanjutan di Gaza telah mengakibatkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah, sehingga sebagian besar wilayah hancur.
Sumber: https://www.trtworld.com
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








