Tentara Israel pada Sabtu (24/8) memerintahkan warga Palestina di beberapa wilayah di Jalur Gaza tengah untuk mengungsi sebagai persiapan menghadapi kemungkinan operasi militer.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara tentara Israel, Avichay Adraee, memerintahkan penduduk di lingkungan Al-Masdar dan Al-Maghazi untuk segera mengungsi. Lokasi kedua lingkungan ini berada di sebelah timur Kota Deir Al-Balah. Ia juga memerintahkan sekelompok orang di sekitar Jalan Salah Al-Din untuk pindah ke tempat yang ia sebut sebagai “area kemanusiaan.”
Ia menambahkan bahwa tentara akan bertindak dengan kekerasan terhadap kelompok-kelompok Palestina di wilayah tersebut. Selama 10 bulan agresi di Gaza, Israel terus memerintahkan evakuasi massal ke “area aman.”
Kelompok-kelompok hak asasi manusia dan pengamat internasional mengutuk perintah tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan tidak manusiawi dan hanya menimbulkan penderitaan massal. Selain itu, warga Palestina sering kali diserang oleh Israel saat menuju “area aman” tersebut maupun setelah mereka mencapai zona tersebut.
Israel terus melanjutkan serangan brutalnya di Jalur Gaza sejak 7 Oktober lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.
Serangan tersebut telah mengakibatkan lebih dari 40.300 kematian warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, serta lebih dari 93.300 luka-luka, menurut otoritas kesehatan setempat.
Blokade yang berlangsung di Gaza telah menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah, meninggalkan sebagian besar wilayah tersebut dalam kehancuran.
Israel menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional, yang telah memerintahkan penghentian operasi militer di kota Rafah di selatan, tempat lebih dari satu juta warga Palestina telah mencari perlindungan sebelum wilayah tersebut diinvasi pada 6 Mei.
Sumber: https://www.aa.com.tr
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








