Sebuah laporan oleh kelompok aktivis Belanda, Pax for Peace menemukan bahwa warga Palestina di Gaza “tenggelam” dalam limbah manusia, setelah serangan Israel selama berbulan-bulan di jalur itu meruntuhkan sistem pengelolaan limbah.
Pax mengatakan bahwa kombinasi dari pengeboman terus-menerus Israel dan blokade terhadap bahan bakar di jalur tersebut menjadi sebab utama kehancuran sistem tersebut.
Lebih jauh lagi, dikatakan bahwa pasukan Israel memblokir akses ke tiga tempat pembuangan sampah resmi di Gaza, menurut otoritas setempat.
Kelompok aktivis itu juga mengatakan bahwa sampah yang tidak diangkut dapat membentuk “sup kimia” yang dapat mencemari persediaan air dan lahan pertanian, dan akhirnya “menembus rantai makanan dan kembali kepada manusia.
“Gaza secara keseluruhan mungkin akan segera menghadapi masalah serius mengenai ekosistem dan kesehatan masyarakat,” kelompok tersebut memperingatkan.
Sumber: https://www.middleeasteye.net
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








