Pasukan Israel menewaskan tiga warga Palestina dalam sebuah serangan di kamp pengungsi Nur Shams di Tulkarem pada Ahad (30/6). Korbannya adalah seorang remaja berusia 15 tahun, seorang perempuan berusia 46 tahun, dan seorang laki-laki berusia 23 tahun yang diklaim sebagai anggota utama kelompok perlawanan setempat.
Pasukan Israel memulai penyerbuannya di Nur Shams pada Ahad malam, dengan melancarkan serangan udara terhadap sebuah rumah di lingkungan Manshiyyeh yang padat. Serangan tersebut menewaskan Said Jaber, 23 tahun, seorang anggota utama Brigade Tulkarem, sebuah kelompok perlawanan lokal. Jaber sebelumnya selamat dari serangan drone Israel dan menjadi buruan tentara Israel. Serangan itu juga melukai lima warga sipil, dengan dua di antaranya dalam keadaan kritis.
Serangan terhadap Kamp Nur Shams kembali dilanjutkan pada Senin sebelum fajar. Pasukan Israel menempatkan penembak jitu di gedung-gedung tinggi serta melepaskan tembakan di jalan-jalan kamp hingga menewaskan seorang remaja, Ali Sarhan, 15 tahun, dan seorang perempuan, Nisreen Dimeiri, 46 tahun.
Pasukan Israel “meratakan jalan-jalan dan menghancurkan jaringan pipa air utama yang mengalirkan air ke kamp, yang menyebabkan seluruh penduduk tidak memiliki air,” kata Hussein Sheikh Ali, seorang penduduk Nur Shams, kepada Mondoweiss .
“Meskipun pasukan pendudukan mundur dari dalam kamp sekitar tengah hari, penembak jitu mereka masih mengepung kamp dari semua sisi, dan semua penduduk berada di dalam ruangan. Mereka khawatir menjadi sasaran tembak,” katanya. “Kelas-kelas diliburkan di seluruh Tulkarem, bisnis-bisnis tutup, dan kehidupan sehari-hari terganggu total.”
Dengan pembunuhan di Tulkarem pada hari Ahad dan Senin, jumlah warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan atau pemukim Israel di Tepi Barat meningkat menjadi 556 sejak 7 Oktober.
Sumber: https://mondoweiss.net
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








