Warga Palestina menggali setidaknya 190 jenazah dari kuburan massal di Rumah Sakit Nasser di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan. Mayat-mayat itu ditemukan setelah penarikan pasukan Israel dari kota itu pada 7 April setelah serangan militer di sana, lapor kantor berita WAFA .
Perempuan dan anak-anak merupakan mayoritas korban di kuburan massal tersebut. Menurut laporan WAFA, sekitar 500 orang dilaporkan hilang setelah serangan Israel di Khan Younis.
Tidak ada komentar dari militer Israel mengenai laporan tersebut.
Lebih dari 34.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, terbunuh di Gaza, dan lebih dari 76.900 lainnya terluka akibat kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok.
Agresi Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.
Israel dituding melakukan genosida di Gaza. Sementara itu, Mahkamah Internasional (ICJ) pada bulan Januari telah mengeluarkan keputusan sementara yang memerintahkan negara tersebut untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








