Pasukan Israel terus mencegah tim medis untuk menjangkau korban luka di Jalur Gaza, menurut Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PCRS).
Juru bicara PRCS, Raed al-Nims, mengatakan pada Kamis (18/4) bahwa pasukan Israel memblokir akses kru ambulans PRCS ke warga Palestina yang terluka di beberapa bagian Jalur Gaza, dan terus memblokir akses korban luka ke rumah sakit yang tersisa.
Al-Nims mencatat bahwa staf medis PRCS dan Palestina di Gaza bekerja dalam kondisi kekurangan pasokan medis, karena pembatasan yang diberlakukan oleh tentara Israel terhadap masuknya bahan medis ke rumah sakit dan pusat kesehatan yang tersisa di Jalur Gaza.
Menurut PCRS, warga Palestina yang terluka “ditumpuk” di rumah sakit karena kurangnya pasokan medis, dan menambahkan bahwa keluarga pengungsi berlindung di semua rumah sakit di Gaza.
Awal pekan lalu, PCRS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 27 pekerja medisnya telah terbunuh oleh serangan Israel sejak 7 Oktober. Pasukan Israel membebaskan tujuh pekerja PCRS pekan lalu, setelah 50 hari ditahan di Jalur Gaza, sementara enam anggota PCRS masih ditahan Israel.
Sumber: https://mondoweiss.net
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








