Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengumumkan pada hari Minggu bahwa Israel telah secara resmi melarang mereka memberikan bantuan di Gaza utara, wilayah dengan angka kelaparan paling tinggi di Jalur Gaza.
“Ini keterlaluan [dan] dilakukan dengan sengaja untuk menghalangi bantuan yang menyelamatkan nyawa selama bencana kelaparan yang disebabkan oleh manusia. Pembatasan ini harus dicabut,” tulis ketua UNRWA, Philippe Lazzarini, dalam postingannya di X.
Kelaparan yang meluas kemungkinan akan terjadi pada bulan Mei di bagian utara Gaza dan dapat menyebar ke seluruh wilayah kantong tersebut pada bulan Juli, menurut Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC), pengawas kelaparan dunia, pada pekan lalu.
Lazzarini memperingatkan bahwa keputusan Israel akan mempercepat datangnya kelaparan di bagian utara Jalur Gaza dan akan menyebabkan “lebih banyak lagi yang kehilangan nyawa karena kelaparan dan dehidrasi.”
Tedros Adhanom Ghebreyesus, ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan Israel harus “segera membatalkan” keputusannya dalam memblokir masuknya konvoi bantuan yang dijalankan oleh UNRWA ke Gaza utara yang membutuhkan bantuan paling mendesak.
“Tingkat kelaparan sangat akut. Segala upaya pengiriman makanan tidak hanya boleh diizinkan tetapi harus segera ada percepatan pengiriman makanan,” kata Ghebreyesus dalam postingan di X.
Martin Griffiths, Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat di PBB, mengatakan dia berulang kali mendesak Israel untuk mencabut semua pembatasan bantuan ke Gaza. Namun, kini hal yang terjadi justru sebaliknya.
“UNRWA adalah jantung dari respons kemanusiaan di Gaza,” kata Griffiths di X. “Keputusan untuk memblokir konvoi makanan ke utara hanya membuat ribuan orang semakin dekat dengan kelaparan. Itu harus dicabut.”
Tidak ada lembaga lain yang mampu memberikan bantuan penyelamatan nyawa di Gaza seperti UNRWA, Natalie Boucly, wakil komisaris jenderal badan PBB tersebut, mengatakan di X. Ia menambahkan bahwa upaya untuk “mengisolasi” UNRWA akan mengakibatkan lebih banyak orang meninggal, “UNRWA adalah bagian dari PBB dan diberi mandat khusus oleh Majelis Umum.”
sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








