Pihak penjajah Israel memerintahkan 14 truk yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza utara pada hari Selasa untuk memutar balik. Hal ini mendorong Program Pangan Dunia (WFP) untuk mengirimkan bantuan melalui udara dengan bantuan Angkatan Udara Yordania yang mengirimkan bantuan kepada 20.000 orang di Gaza utara.
“WFP bertekad untuk melakukan apa pun untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan. Namun, untuk menghindari kelaparan, kita harus memiliki akses melalui jalan darat,” tulis organisasi tersebut di X .
Konvoi bantuan yang melaju di Jalan Salah al-Din menuju Gaza utara harus berhenti di pos pemeriksaan militer Israel di Wadi Gaza, yang membagi daerah kantong tersebut menjadi wilayah utara dan selatan. WFP mengatakan truknya menunggu tiga jam di pos pemeriksaan sebelum pasukan Israel mengusir mereka kembali.
WFP telah menghadapi masalah ini pada pekan-pekan sebelumnya, sehingga memaksa badan internasional tersebut menghentikan operasinya untuk mengirimkan bantuan penyelamat jiwa ke Gaza utara sampai kondisi distribusi yang aman tercapai.
Pejabat lembaga kemanusiaan menuding Israel telah melaparkan Gaza dengan memblokir bantuan, peralatan penting, dan pasokan untuk rumah sakit.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








