Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan pada Rabu (28/2), dalam jumpa pers mingguan, bahwa komunitas internasional tidak berbuat cukup untuk mencegah Israel dengan sengaja membuat warga Palestina kelaparan di Gaza.
“Sejauh ini, kami belum melihat adanya tekanan nyata dari masyarakat internasional untuk mengizinkan masuknya bantuan secara penuh dan tanpa syarat ke Gaza,” kata Majed al-Ansari, juru bicara kementerian. Dia menambahkan bahwa 2,5 juta warga Palestina “hidup dalam kondisi darurat tanpa layanan kesehatan.”
Pejabat kemanusiaan PBB memberi pengarahan kepada Dewan Keamanan mengenai ketahanan pangan di Gaza pada hari Selasa. Carl Skau, wakil direktur eksekutif Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan ada prospek kelaparan yang nyata pada bulan Mei di Gaza. “Gaza mengalami tingkat kekurangan gizi anak terburuk di dunia,” kata Skau, dengan “satu dari setiap enam anak di bawah usia dua tahun mengalami kekurangan gizi akut.”
Bagi ribuan warga Palestina di Jalur Gaza, “kelaparan tinggal selangkah lagi,” PBB memperingatkan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








