Air bersih langka di tengah penyebaran limbah padat di Jalur Gaza, demikian peringatan Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada Minggu (25/2).
“Tempat penampungan sangat penuh dan sesak,” kata UNRWA dalam sebuah pernyataan.
“Air bersih langka, limbah padat menumpuk, dan penyebaran penyakit sedang meningkat,” tambahnya.
Badan pengungsi PBB mengatakan bahwa kondisi sanitasi di Jalur Gaza sangat buruk. “Situasinya bagaikan bencana besar. Tim UNRWA terus bekerja untuk memberikan bantuan penting,” kata UNRWA
Agresi Israel di Gaza telah menyebabkan 85% penduduk wilayah tersebut mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60% infrastruktur di wilayah tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.
Sejauh ini setidaknya 29.692 warga Palestina telah terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober, kata Kementerian Kesehatan Palestina pada Minggu (25/2) dalam laporan terbaru mengenai korban jiwa. Lebih dari 69.879 orang juga terluka, tambah kementerian itu. Sementara itu, dalam 24 jam terakhir serangan Israel telah membunuh sedikitnya 86 warga Palestina. Banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan tidak dapat dijangkau dengan ambulans, tambah kementerian dalam laporan terbarunya.
sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








