Militer Israel menyatakan pasukan daratnya telah mengepung Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan setelah 24 tentaranya tewas di wilayah tersebut. Jumlah itu merupakan jumlah korban tewas terbesar dalam satu hari selama agresi yang telah berlangsung selama tiga bulan.
“Selama sehari kemarin, pasukan telah melakukan perpanjangan operasi dengan mengepung Khan Younis serta memperdalam operasi di area tersebut,” kata militer dalam sebuah pernyataan pada Selasa (23/11). Ia menyebut kota tersebut sebagai benteng kelompok pejuang Palestina.
Hani Mahmoud dari Al Jazeera melaporkan dari Rafah bahwa operasi militer Israel hanya akan memperdalam krisis kemanusiaan di kota tersebut, yang telah terpukul keras oleh kekurangan makanan, air, dan persediaan medis. Pada awal agresi, Khan Younis ditetapkan sebagai zona aman bagi ratusan ribu warga Palestina yang mengungsi dari Kota Gaza dan utara Gaza. Namun kini, wilayah tersebut berubah menjadi pemandangan penderitaan dan kehancuran yang besar.
Pasukan Israel telah membunuh setidaknya 65 orang dalam serangan di Khan Younis pada hari Senin, menurut sumber medis. Menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina, setidaknya 25.490 warga Palestina telah terbunuh dan 63.354 orang lainnya terluka oleh tentara Israel sejak dimulainya agresi pada 7 Oktober.
sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








