Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan kepada rezim Israel untuk mengizinkan WHO dan agensi PBB lainnya mengakses Jalur Gaza guna memberikan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan. Mereka menambahkan bahwa situasi kemanusiaan di Gaza tidak dapat digambarkan.
Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan tim PBB harus membatalkan enam misi yang direncanakan ke utara Gaza sejak 26 Desember, sementara misi yang direncanakan untuk Rabu (10/1) juga dibatalkan. “Pendistribusian bantuan kemanusiaan di Gaza terus menghadapi tantangan yang hampir tak teratasi,” katanya dalam konferensi pers di Jenewa.
Tedros mengatakan hanya 15 rumah sakit di wilayah Palestina yang masih berfungsi sebagian, sementara kekurangan air bersih dan sanitasi, serta kondisi hunian yang padat di pesisir Gaza, menciptakan lingkungan ideal bagi penyebaran penyakit.
sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/140641
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








