Euro-Mediterranean Human Rights Monitor mengungkapkan pada Selasa (19/12) bahwa 71 persen dari populasi Jalur Gaza mengalami tingkat kelaparan akut. Organisasi tersebut melaporkan bahwa 98 persen dari populasi Jalur Gaza menderita konsumsi makanan yang tidak mencukupi, dan 64 persen mengonsumsi rumput, buah, serta makanan yang kurang matang dan kedaluwarsa untuk manutupi rasa lapar mereka. Selain itu, rata-rata akses terhadap air, termasuk air minum, air mandi, dan air untuk kebersihan, hanya sekitar 1,5 liter per orang per hari di Jalur Gaza.
Euro Med Monitor juga mengatakan bahwa penyelidikan diperlukan segera untuk memeriksa penyiksaan dan pembunuhan oleh pasukan Israel terhadap warga sipil Palestina yang ditahan di berbagai wilayah Jalur Gaza. Israel menggunakan kamp untuk menahan para warga Gaza menjadi penjara bergaya Guantanamo baru, dengan warga Palestina ditahan dalam “kandang ayam terbuka” tanpa makanan serta minuman untuk jangka waktu yang lama.
sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








