Pasukan Israel mengepung Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya, utara Gaza pada Senin (20/11), sementara laporan tentang gencatan senjata yang akan segera terjadi, dengan keras dibantah oleh Israel. Surat kabar Yordania, al-Ghad, mengutip sumber dari kelompok pejuang Palestina mengatakan bahwa gencatan senjata selama lima hari dijadwalkan akan dimulai. Sebanyak 50 tawanan yang dipegang oleh kelompok itu akan dibebaskan sebagai pertukaran untuk 50 tawanan Palestina yang ditahan di penjara Israel. Namun, seorang sumber senior Israel yang dikutip oleh Jerusalem Post mengatakan bahwa “saat ini belum ada kesepakatan seperti itu.”
Setidaknya 12 orang, termasuk pasien di RS Indonesia, terbunuh dalam serangan, sementara sekitar 700 orang terjebak di dalamnya. Jumlah korban yang terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober mencapai lebih dari 13.000, termasuk 5.500 anak-anak.
sumber:
https://www.middleeasteye.net
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








