Dana Darurat Anak Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara mengatakan pada Minggu (19/11) bahwa “anak-anak di Jalur Gaza menderita guncangan akibat kehancuran yang terus-menerus, serangan, pengungsian, juga kekurangan makanan, air, dan obat-obatan yang parah.”
Menjelang Hari Anak Sedunia, UNICEF menyerukan gencatan senjata segera di Gaza dan akses berkelanjutan terhadap bantuan tanpa hambatan. Badan PBB tersebut menekankan bahwa anak-anak di Gaza rentan terhadap guncangan akibat kehancuran yang terus-menerus, serangan, pengungsian, kekurangan makanan, air, dan obat-obatan.
Dunia memperingati Hari Anak Sedunia setiap tanggal 20 November, yang dideklarasikan pada tahun 1954 sebagai “sebuah kesempatan untuk meningkatkan kebersamaan dan kesadaran internasional di antara anak-anak di seluruh dunia dan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.”
Selama 44 hari, tentara Israel telah melancarkan agresi destruktif di Gaza, yang mengakibatkan lebih dari 13.000 warga Palestina tewas, termasuk 5.500 anak-anak dan 3.500 perempuan, serta lebih dari 30.000 orang terluka, 75 persen di antaranya adalah anak-anak dan perempuan. Banyak pihak telah menyerukan untuk melakukan penyelidikan internasional atas serangan Israel dan gencatan senjata segera karena alasan kemanusiaan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








