Jumlah syuhada akibat serangan Israel di Gaza dan Tepi Barat telah meningkat menjadi sedikitnya 12.012 orang, dan lebih dari 32.300 orang terluka, kata Kementerian Kesehatan mengatakan dalam pembaruan laporan pada Sabtu malam (18/11).
Kementerian mengatakan bahwa jumlah kematian di Jalur Gaza telah mencapai 11.800, sementara jumlah korban yang terbunuh di Tepi Barat melonjak menjadi 212. Selain itu, kementerian menambahkan, 29.500 warga Palestina terluka di Gaza, dan hampir 2.800 orang terluka di Tepi Barat.
Selain itu, Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa pihaknya tengah menghadapi tantangan yang signifikan dalam memperoleh laporan terkini selama tujuh hari berturut-turut. Ini terjadi karena gangguan telekomunikasi di Gaza dan runtuhnya layanan medis dan telekomunikasi terutama di rumah sakit di Kota Gaza dan provinsi utara Gaza.
Laporan tersebut mengatakan bahwa 26 dari 35 rumah sakit di Gaza dan 52 dari 72 klinik kesehatan primer telah berhenti beroperasi karena kerusakan akibat serangan udara Israel atau karena kekurangan bahan bakar. Sembilan rumah sakit sisanya beroperasi dengan kapasitas yang melebihi batas. Dari 24 rumah sakit yang mampu menerima pasien rawat inap di wilayah utara, hanya Rumah Sakit Baptis Al-Ahli di Gaza yang saat ini masih beroperasi, meski terus menghadapi hambatan yang signifikan.
Sumber:
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








