Beberapa pasien kanker yang dievakuasi dari Gaza, dan pendamping mereka, telah berangkat ke bandara militer di timur laut Mesir pada Rabu untuk diangkut ke Turki untuk perawatan, Anadolu Agency melaporkan.
Para dokter Turki menemui kelompok tersebut di perbatasan Rafah antara Mesir dan daerah kantong Palestina yang diblokir, yang dilanda serangan Israel selama 40 hari, untuk dibawa ke Bandara militer Al-Arish dengan ambulans.
Turki telah mengirimkan berton-ton peralatan bantuan, termasuk obat-obatan, peralatan medis, dan ambulans untuk masyarakat Gaza, yang menghadapi situasi kemanusiaan yang sangat buruk akibat serangan Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober.
Ketika serangan Israel di Jalur Gaza memasuki hari ke-40, setidaknya 11.320 warga Palestina telah terbunuh, termasuk lebih dari 7.800 wanita dan anak-anak, dan lebih dari 29.200 lainnya terluka, menurut angka terbaru dari otoritas Palestina.
Ribuan bangunan, termasuk rumah sakit, masjid, dan gereja juga telah rusak atau hancur akibat serangan udara dan darat Israel yang tiada henti terhadap wilayah kantong yang terkepung tersebut sejak bulan lalu. Sementara itu, jumlah korban tewas di Israel adalah sekitar 1.200, menurut angka resmi.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








